oleh

POLDA METRO SIMULASIKAN PENGAMANAN KOTA JELANG PILPRES

Simulasi pencegahan aksi radikal
Simulasi pencegahan aksi radikal

POSKOTA.CO – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengadakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota di sejumlah kawasan Ibu Kota Jakarta sebagai persiapan menjelang Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Penanggung Jawab Sispamkota di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Komisaris Besar (Pol) Eddy Tambunan di Jakarta, Kamis, mengatakan total personel yang diturunkan dalam Sispamkota mencapai 32 ribu orang, gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

“Secara keseluruhan, Sispamkota dilakukan sebagai persiapan jelang Pilpres, saat Pilpres dan pasca-Pilpres,” kata Kombes (Pol) Eddy Tambunan. Untuk di Kawasan Bundaran HI, 994 personel gabungan melakukan Sispamkota yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.15 WIB.

Di kawasan Jakarta Pusat, selain di Bundaran HI, Sispamkota juga diadakan di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat dan di depan Gedung MPR/DPR di Senayan.

Selain itu, Sispamkota juga dilaksanakan antara lain, di kawasan LTC Glodok, Pondok Indah, Plumpang, Grogol, dan Jalan Jatinegara.

Sispamkota melakukan beberapa tindakan pengamanan tindakan anarkis dengan water canon dan simulasi penanganan huru-hara yang turut didukung petugas Pemadam Kebakaran. Menurut Eddy, Sispamkota di depan Gedung MPR/DPR juga melibatkan personel TNI.

Indonesia akan melaksanakan Pilpres pada 9 Juli dengan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang telah mendaftar ke KPU yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *