oleh

Nikmat Sekejab, Hancurlah Cita-cita Sang Prajurit

Pratu Heri Ardiansyah, anggota Denma Puspomad saat dicopot kepangkatannya karena terbukti telah telah melakukan tindakan pidana penganiayaan dengan ancaman 5 tahun. (Foto: Nur Aliem)
Pratu Heri Ardiansyah, anggota Denma Puspomad saat dicopot kepangkatannya karena terbukti telah telah melakukan tindakan pidana penganiayaan dengan ancaman 5 tahun. (Foto: Nur Aliem)

POSKOTA.CO – Setelah melalui pertimbangan panjang, Pratu Dwi Suryanto seorang prajurit TNI-AU diberhentikan secara tidak hormat berdasarkan Skep Kasau Nomor Skep/309-TV/XII/2014 tanggal 12 Desember 2014.

Pemberhentian ini dilakukan melalui sebuah upacara yang dipimpin langsung oleh Pangkosek Hanudnas IV Marsma TNI Fachri Adamy. Alasan prajurit muda itu diberhenteikan karena telah melakukan tindakan pidana yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang prajurit TNI.

Tindakan ini dilakukan sesuai putusan Pengadilan Militer Jayapura dengan nomor perkara 94-K/PM.III-19/AU/VII/2014 Tahun 2014. Dalam sidang yang dipimpin Letkol Laut (KH) Asep Ridwan Hasyim ini menghukum terdakwa pidana kurungan sembilan bulan. Karena tertangkap sedang berbuat zina dengan wanita bukan pasangan resminya.

Dwi merupakan anggota TNI AU yang berdinas di Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosek Hanudmas) IV. Fachri meminta agar seluruh prajurit TNI yang masih bertugas tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan Dwi. “Tindakan tercela yang dilakukan oleh yang bersangkutan tersebut, kita memperoleh pelajaran berharga yang patut kita jadikan pengalaman, namun betapapun berat pengalaman tersebut, perlu kita jadikan pelajaran yang berharga,” pintanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *