oleh

Mudik Bersama Paguyuban Keluarga Bajaj

bajajPOSKOTA.CO – Mudik adalah bagian tradisi tahunan menjelang hari Raya Idul Fiti bagi umat islam, dan setiap tahun tradisi ini terus terjadi dari Kota ke desa. Baik yang kaya maupun orang yang memiliki kemampuan ekonomi lemah.

Mudik di banjiri kendaraan dari Kapal Terbang, sampai tukang bajaj. nah, yang menarik dari mudik lebaran dari tahun ke tahun adalah dengan mengendarai bajaj.

Ratusan bajaj tua warna kuning kian tahun menghiasi pantura. Mereka berkumpul di Kali Malang Bekasi, dari seluruh tukang bajaj yang beroperasi di Jakarta.

Zainudin, ketua paguyuban bajaj untuk mudik masih melakukan aksi mudik bareng ini seperti tahun-tahun sebelumnya. Kumpul di titik yang sama di kalimalang Bekasi. “Belum ada perubahan mas, masih seperti tahun kemarin,” ujar zainudin.

Dan yang perlu diperhatikan untuk mudik adalah persediaan sperpart, bensin dan cadangan roda. Hal ini penting guna mencegah kerusakan pada bajaj selama perjalanan mudik.

“Biasanya bila ada bajaj satu rusak, satu sama lain membantu perbaikinya, Kepedulian sosial sesama tukang bajaj terasa selama mudik,” tambah Zainudin.

Aksi mudik Lebaran 2014 sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada komando. hanya kelompok-kelompok area saja. Misalnya, yang di wilayah operasi Wijaya kumpul di Wijaya. Dan yang di Petogogan di depan pasar Blok A Kebayoran baru.

Semua mengalir begitu saja. Tidak ada perpecahan dan berlainan visi dalam mudik lebaran. Sela perjalanan pun penuh keriagan, tidak kalah dengan mereka yang mudik dengan mobil sedan lainnya. (hais).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *