oleh

Lihat Tangis Nenek, Menteri Usulkan Tahanan Luar

VONIS HAKIM
VONIS HAKIM

POSKOTA.CO – Nenek Asyani,45, menangis histeris dan bersimpuh di hadapan Majelis Hakim di PN Situbondo Jatim untuk memohon dirinya tak dijebloskan ke jeruji besi, Rabu (11/3).

Kasus itu berawal dari laporan Perum Perhutani atas hilangnya 38 batang kayu ke Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jatibanteng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Besuki, Sub-Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Bondowoso Utara, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso Agustus 2014. Laporan dengan Nomor 02/KP/Jtgtg/Bsk/2014 itu dilatarbelakangi peristiwa hilangnya dua pohon jati dengan keliling 115 centimeter dan 105 centimeter.

Melihat pedihnya hati si nenek dari layar kaca, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya berkoordinasi dengan Jaksa Agung HM Prasetyo, mendalami kasus tersebut demi rasa keadilan bagi masyarakat kecil.

Mantan Sekjen DPD RI ini juga meminta agar nenek Asyani bisa dijadikan tahanan luar. Hal ini didasarkan pada usia nenek Asyani yang sudah lanjut. “Kan tak perlu harus ditahan, tak mungkin kabur,” ujarnya.

Seperti diketahui, nenek Asyani alias Muaris ditangkap lantaran diduga mencuri 38 batang kayu jati olahan pada Agustus 2014 silam. Kasus itu kini sudah masuk ke ranah hukum. Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, sebagai pihak penggugat, menyerahkan sepenuhnya kasus Asyani kepada Pengadilan Negeri (PN) Situbondo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *