oleh

Kerendahan Hati Dekat dengan Kebenaran

Keindahan alam
Keindahan alam

POSKOTA.CO – Ada banyak tingkatan dalam latihan rohani dan perjalanan rohani sangatlah panjang. Jadi, sebagai praktisi pemula, janganlah menjadi angkuh dan berlebihan.

Saya meminta Anda untuk tidak mengungkapkan pengalaman Anda kepada orang lain dan itu demi kebaikan diri Anda sendiri, bukan demi saya. Anda boleh menceritakan kepada semua orang jika Anda suka, tapi saya tidak akan terpengaruh.

Anda hanya akan menyakiti diri Anda sendiri dengan membuka harta karun yang Anda miliki. Jadi, berlatihlah diam-diam; karena kita harus melindungi tingkat pencapaian kita, dan mendaki pelan-pelan hingga kita menjadi Buddha, Mahasatva, dan Bodhisatva agung (makhluk-makhluk tercerahkan).

Jika ada praktisi pemula yang mendapatkan kekuatan gaib lalu mengiklankan dirinya, itu karena ia masih belum stabil secara batiniah. Anda harus tahu orang seperti ini tidak dapat dipercaya.

Begitu melihat orang demikian, seorang praktisi rohani yang tercerahkan harus memberitahu bahwa orang itu sedang mengalami rintangan, kita sering menyebutnya “Penyakit Zen”. Orang yang tidak menderita Penyakit Zen tidak akan menyombongkan dirinya.

Praktisi rohani harus rendah hati. Semakin tinggi tingkatnya, semakin rendah hatilah dirinya karena ia takut ada orang lain yang mendeteksi kekuatan dan tingkat mereka.

Beberapa di antaranya masih OK pada tahapan permulaan latihan mereka. Tetapi, setelah mencapai suatu tingkatan yang rendah dan memiliki pengalaman tertentu, lalu ia mulai menyombongkan diri ke mana-mana. Ia terlalu banyak bicara sehingga menciptakan banyak halangan. Semakin tinggi tingkatannya, semakin banyak godaan yang akan timbul.

Jadi, kesalahan yang paling menakutkan dalam latihan rohani adalah membicarakan pengalaman sendiri. Jika seseorang berbicara terlalu banyak maka pengalaman yang ada secara alami menjadi hambar atau pengalaman itu tidak akan muncul lagi, dan hanya menyisakan ilusi saja; karena kekuatan intinya telah pecah, dan tirai kerohaniannya telah rusak.

Pada awalnya, tirai kerohanian merupakan dinding pelindung. Namun, begitu ada yang bocor, sang iblis mulai menggali lubang tersebut dan masuk ke dalam. Dalam latihan rohani, kita paling takut dengan sikap angkuh dan sombong. Semakin sombong seseorang maka semakin besar halangannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *