oleh

Jokowi Disarankan Segera Menyaring Ulang Calon Kapolri

Oegroseno
Oegroseno

POSKOTA.CO – Dari awalnya proses mencalonkan Kapolri sudah salah. Baik itu dari Menkopolhukam – DPR dan Kompolnas. Semestinya pencalonan Kapolri mengikuti prosedural sesuai Undang-Undang Dasar 1945 di mana ada penjaringan ulang, serta pencarian calon yang benar-benar memiliki prestasi karir kerja bagus.

Menurut mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Purnawirawan Oegroseno keputusan DPR untuk menerima pencalonan Budi Gunawan jelas salah.

“DPR tidak menjalankan fungsi check dan balance. Apalagi sudah mengetahui di tengah perjalanan KPK menetapkan calon Kapolri sebagai tersangka, DPR kan bisa mengembalikan itu calon, ” imbuhnya.

Mantan Kasat Serse Jakpus itu mengusulkan Presiden Jokowi untuk segera menjaring ulang calon kapolri dengan meminta masukan dari KPK dan PPATK. Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga sebaiknya meminta saran dari pihak yang mengerti keorganisasian Polri agar dalam waktu dekat sudah ada Kapolri definitif.

Perseteruan antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimulai sejak penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka penerima hibah dan gratifikasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *