Jokowi Ancam PNS Sewakan Rusun

Warga melintas di samping bangunan rumah susun (Rusun) yang siap huni dikawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (17/2).
Warga melintas di samping bangunan rumah susun (Rusun) yang siap huni dikawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (17/2).

POSKOTA.CO – Pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang diduga melakukan praktik jual beli atau alih sewa rumah susun (rusun) di Jakarta akan ditindak tegas.
“Silakan saja kalau mau main-main. Tapi, kalau nanti ternyata terbukti benar melakukan jual beli rusun, pasti akan kita pecat,” kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.
Menurut dia, keberadaan rusun tersebut berkaitan dengan program normalisasi sungai dan waduk yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
RELOKASI
“Rusun itu kita sediakan sebagai tempat relokasi warga yang terkena imbas dari program normalisasi waduk dan sungai. Seharusnya tidak diperjualbelikan,” ujar Jokowi.
Dia mengaku akan sangat kecewa apabila nantinya terbukti bahwa yang menjadi oknum pelaku jual beli rusun tersebut adalah benar PNS DKI.
“Sebagai PNS, harusnya berkewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, bukannya malah menyalahgunakan fasilitas pelayanan untuk masyarakat. Ini artinya masih belum serius melayani,” tutur Jokowi.
RATUSAN
Kepala Dinas Perumahan DKI Jonathan Pasodung mengatakan berdasarkan penelusurannya, ditemukan ratusan unit rusun yang disewakan.
“Setelah kita melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa rusun, kita temukan sebanyak 111 unit yang ternyata disewakan oleh penghuninya kepada pihak lain,” tambah Jonathan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *