oleh

JK MINTA PENDUKUNG JOKOWI TAK MELADENI KAMPANYE SARA

jokowi surbanPOSKOTA.CO – Cawapres Jusuf Kalla (JK) minta semua pendukungnya tak meladeni kampanye hitam, apalagi menyangkut isu SARA. JK menyebut, hanya Yang Maha Kuasa yang bisa menilai keimanan seseorang.

“Banyak orang yang meragukan ke-Islaman Jokowi. Jangan menilai keimanan seseorang. Hanya Tuhan yang bisa. Jangan bawa-bawa SARA,” kata JK dalam orasi ‘Rapat Koordinasi Gabungan Pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – JK wilayah Jabar, di Bikasoga, Bandung, Rabu (28/5).

Mantan Ketum Partai Golkar itu ogah membalas isu SARA terhadap capresnya Jokowi. “Nggak usah balas kampanye-kampanye hitam. Fair saja,” terang JK.

JK kemudian meminta pendukungnya bisa memberikan yang terbaik pada 40 hari ke depan sebelum pertarungan Pilpres 2014, yang digelar 9 Juli. Dia berjanji akan melayani dengan baik rakyat jika terpilih nanti.

“Saya dan Pak Jokowi Insya Allah akan melayani memimpin untuk saudara sekalian,” ungkapnya.

Di depan ratusan simpatisan dan kader yang datang, pria berkumis tipis itu sedikit melontarkan pujian terhadap Jokowi. Dia yakin Jokowi seorang pemimpin yang amanah.

“Lihat Jokowi di Solo. Lihat pada Pilkada diputaran ke-2. Apa artinya dia meraih 90 persen lebih. Artinya dia punya amanah. Kalau tidak jujur tidak akan meraih 90 persen. Hanya orang amanah seperti itu dipilih,” jelasnya.

Menurut JK, kemampuan Jokowi memimpin di Solo yang menjadikan Jokowi terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. Dia menegaskan, pencalonannya sebagai wakil presiden bukan karena mencari jabatan dan kekuasaan.

“Artinya Jokowi sudah teruji. Saya hari ini mendampingi. Saya di sini tidak cari kekuasaan. Tapi semua sadar. Kemampuan perlu dibarengi pengalaman. Karena kita tidak ingin negara ini dicoba-coba,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jabar, TB Hasanuddin mengaku bahwa seluruh partai koalisi di Jabar siap memenangkan pasangan Jokowi – JK. “60 persen adalah target kita di Jabar untuk membantu pasangan ini menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” paparnya.

Diketahui, Baru-baru ini muncul isu yang meragukan keislaman Jokowi. Bahkan, Jokowi dinilai sebagai capres yang anti Islam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *