Gara-gara Sampah Ibu Rumah Tangga Diadili

Palu hakim yang memutuskan nasib di pengadilan
Palu hakim yang memutuskan nasib di pengadilan

POSKOTA.CO – Tetangga itu saudara kita. Pepatah itu terkadang berbalik, sehingga bermakna tetangga adalah musuh. Hanya karena sampah, Ny. Yayan Nurhayati,43, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 6 bulan penjara dengan hukuman masa percobaan 1 tahun.

Jaksa Boby Ruswin, dalam tuntutannya menyebutkan adanya penganiayaan dan meminta kepada majelis hakim yang dipimpin Hakim Fetriyanti agar terdakwa menjalani hukuman penjara. “Terdakwa dijerat pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan,” katanya.

Mendengar tuntutan jaksa, Yayan melalui kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan. “Sidang pun ditunda karena pihak terdakwa mengajukan pembelaan, sidang dilanjutkan minggu depan di waktu yang sama dengan agenda pledoi,” ungkapnya.

Kasus ini bermula dari perseteruan antara terdakwa dengan tetangganya, Yusnina yang berujung penganiayaan terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 1 Juli 2013 lalu. Penyebabnya, Yusnina tidak senang dengan adanya sampah yang berserakan di halaman rumahnya. Dia menuding sampah itu berasal dari Yayan.

Cekcok pun tak terhindarkan dan berakhir dengan dugaan penganiayaan. “Setelah saya dorong, nggak lama suami korban datang menarik lengan kiri korban dengan kedua tangannya,” ujar Yayan.

Akhirnya, Yusnina melaporkan Yayan ke polisi. Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menahan Yayan pada 6 Januari 2014. Kejadian yang dialami Yayan itu pun mengundang simpati warga Jalan Kecubung Raya RT 03/09 Sawah Barat, Duren Sawit, Jakarta Timur. Warga menggalang dana melalui pengumpulan koin untuk Yayan. djoko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *