oleh

ASET DESA DIJUAL OKNUM PERANGKAT DESA

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Inspektorat Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, akan mengusut kasus dugaan penjualan aset desa di Desa Marga Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, yang dijual oknum perangkat desa setempat.

Kepala Inspektorat Ogan Komering Ulu (OKU) Zandi Saleh melalui Pengawas Pemerintahan Madia, Sayuti di Baturaja, Senin, mengatakan bahwa pihaknya sedang mendalami berkas laporan kasus dugaan penjualan aset desa yakni tanah pasar, sapi bantuan gubernur dan 40 unit kapling lahan di Desa Sinar Peninjauan.

Dikatakannya, pihaknya telah membentuk tim beranggotakan tiga orang diketuai Joni Basir untuk turun ke lapangan mencari bukti terkait kasus penjualan aset desa tersebut.

“Pada Kamis (5/6) tim kami akan ke Desa Marga Mulya guna mencari bukti mengenai penjualan aset-aset desa diduga dilakukan oleh 12 orang oknum Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Sementara tim dalam mencari bukti, dengan memanggil sejumlah saksi tokoh masyarakat yang tahu tentang keberadaan aset desa sebelum dijual guna dimintai keterangan termasuk 12 orang oknum BPD tersebut.

“Termasuk Putut selaku pembeli tanah pasar seluas 50×50 meter dengan harga Rp50 juta pada tahun 2012 itu akan kami panggil untuk diminta keterangan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jika hasil audit di lapangan dan keterangan dari saksi ataupun pelaku terdapat bukti-bakti yang mengarah ke tindak penjualan aset desa secara ilegal atau cacat hukum akan dikenakan sanksi pidana.

“Kalau aset desa jelas tidak boleh dijual walaupun lahan hibah. Kalau terbukti diperjualbelikan, artinya cacat hukum seluruh aset sudah dijual harus dikembalikan dan pelaku bisa kena sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia berjanji, akan mengusut tuntas kasus dugaan penjualan aset desa tersebut dan mengembalikan lahan desa guna pengembangan. “Paling lama tiga bulan kami pastikan sudah dapat mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *