SCHWEINSTEIGER PUTUSKAN GANTUNG SEPATU DARI TIMNAS JERMAN – Poskota.co

SCHWEINSTEIGER PUTUSKAN GANTUNG SEPATU DARI TIMNAS JERMAN

POSKOTA.CO – Bastian Schweinsteiger resmi mengumumkan pensiun dari Tim Nasional Jerman pada Jumat (29/7), setelah total mencatatkan 120 penampilan dengan torehan 24 gol, dan dipercaya mengemban ban kapten sejak Philipp Lahm pensiun.

Piala Eropa 2016 di Perancis pada Juni-Juli lalu menjadi turnamen terakhir yang diikuti Schweinsteiger. Pemain tengah Manchester United itu tampil di lima laga, namun Jerman harus tersingkir di semifinal oleh tuan rumah Perancis.

Gelandang berusia 31 tahun ini menjadi salah satu pemain Jerman dengan caps terbanyak sejak melakoni debut pada 2004. Prestasi terbaiknya adalah mengantar Die Mannschaft merengkuh Trofi Piala Dunia 2014 setelah sebelumnya harus puas finis sebagai peringkat ketiga di Piala Dunia 2006 dan 2010 serta runner-up Piala Eropa 2008.

Menyusul keputusannya untuk gantung sepatu di level internasional, Schweinsteiger mengucapkan salam perpisahannya kepada publik. “Saya sudah meminta pelatih (Joachim Low-red) untuk tidak lagi memanggil saya ke timnas, karena saya ingin pensiun. Saya sudah mencatatkan 120 caps, dan saya telah melakoni momen-momen yang indah dan sukses,” tulis Schweinsteiger.

“Joachim Low tahu bahwa Euro 2016 sangat berarti bagi saya, karena saya ingin memenangkan gelar yang belum kami menangkan sejak 1996. Sayang kami tidak berhasil dan saya harus menerimanya,” ujar pemain yang sudah 12 tahun berseragam Der Panzer.

“Memenangkan Piala Dunia 2014 adalah sesuatu yang historis dan emosional, momen sekali seumur hidup. Itulah mengapa saya ingin menyudahi karier di timnas, dan saya juga berharap yang terbaik bagi perjalanan tim di kualifikasi Piala Dunia 2018,” tandas eks penggawa Bayern Muenchen ini.  (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2327" align="alignleft" width="300"] Ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi menerima sembilan laporan penerimaan gratifikasi berupa pemutar musik elektronik Ipod Shuffle yang diterima saat resepsi pernikahan anak Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. "Sudah ada sembilan orang yang melaporkan Ipod kepada KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Jumat (21/3). Sembilan orang yang melaporkan penerimaan itu adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Ratiyono, satu orang hakim Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Made Rawa Aryawan, dua orang hakim Mahkamah Agung, satu orang pejabat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, satu pejabat Komisi Yudisial dan dua orang pejabat dari Ombudsman. "Laporan ini akan kita analisa dan klarifikasi," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono. Sebelumnya, Ketua Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) cabang Mahkamah Agung Gayus Lumbuun saat datang ke KPK bersama empat hakim agung lain pada Kamis (19/3) mengatakan bahwa para hakim akan melaporkan pemberian tersebut ke KPK. "Kami akan mempersiapkan surat laporan dari IKAHI cabang MA karena penerima iPod sebagian besar adalah hakim-hakim di MA, hakim agung dan hakim-hakim yang ditugaskan di lingkungan MA," kata Gayus, Kamis (19/3). Gayus juga menyerahkan contoh iPod yang akan dinilai KPK. "Menurut hitungan kami, data yang kami miliki (harganya) di bawah Rp500 ribu, jadi kami berpandangan ini bukan gratifikasi yang dilarang, tapi kami menyerahkan pada KPK untuk menilai, oleh karena itu yang kami urus adalah hakim-hakim yang menerima," ujar Gayus.