RIEDL TETAPKAN 47 PEMAIN SELEKSI TIMNAS PIALA AFF 2016 – Poskota.co

RIEDL TETAPKAN 47 PEMAIN SELEKSI TIMNAS PIALA AFF 2016

Alfred Riedl
Alfred Riedl

POSKOTA.CO – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Alfred Riedl, mengumumkan 47 nama pemain seleksi untuk masuk dalam skuat Garuda. Timnas senior Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2016 pada 19 November hingga 17 Desember 2016.

“Kami panggil 47 pemain di mengikuti training center (TC) Agustus ini. Status mereka adalah pemain yang masih diseleksi. Mereka dibagi menjadi dua gelombang saat TC nanti,” kata Alfred Riedl, Kamis (28/7), seperti dilansir dari laman resmi PSSI.

Nantinya 47 nama pemain ini akan masuk di TC yang rencananya akan dilakukan di Karawaci Tangerang, Banten atau NYTC Sawangan Depok, Jawa Barat. TC dibagi dalam dua gelombang. TC gelombang pertama yakni pada 8-11 Agustus, gelombang kedua pada 15-18 Agustus.

“Ke-47 pemain ini kami pilih berdasarkan pantauan saya selama ini. Meski begitu, sambil berjalan bila saya menemukan dan melihat pemain yang layak masuk timnas di luar nama 47 pemain ini, pasti kami akan panggil,” ujar pelatih asal Austria ini.

Daftar 47 pemain seleksi timnas senior:
1. Kurnia Meiga Hermansyah, Kiper, Arema, Gelombang 1
2. Shahar Ginanjar, Kiper, Mitra Kukar, Gelombang 1
3. Dian Agus Prasetyo, Kiper, Pusamania Borneo FC, Gelombang 1
4. Teja Paku Alam, Kiper, Sriwijaya FC, Gelombang 2
5. Andritany Ardhiyasa, Kiper, Persija, Gelombang 2
6. I Made Wirawan, Kiper, Persib, Gelombang 2
7. Syaiful Indra  Cahya, Belakang, Arema, Gelombang 1
8. Johan Ahmad Alfarizi, Belakang, Arema, Gelombang 1
9. Ryuji Utomo Prabowo, Belakang, Arema, Gelombang  1
10. Hansamu Yama Pranata, Belakang, Barito Putera, Gelombang 1
11. Syahrizal Syahbuddin, Belakang, Mitra Kukar, Gelombang 1
12. Dominggus Fakdawer, Belakang, Persipura, Gelombang 1
13. Manahati Lestusen, Belakang, PS TNI, Gelombang 1
14. Ricky Fajrin Saputra, Belakang, Bali United, Gelombang 2
15. Rudolf Yanto Basna, Belakang, Persib, Gelombang 2
16. Andik Rendika Rama, Belakang, Persija, Gelombang 2
17. Muhammad Abduh Lestaluhu, Belakang, PS TNI, Gelombang 2
18. Achmad Jufriyanto, Belakang, Persib, Gelombang 2
19. Fachrudin Wahyudi Aryanto, Belakang, Sriwijaya FC, Gelombang 2
20. I Putu Gede Juni Antara, Belakang, Surabaya United, Gelombang 2
21. Hendro Siswanto, Tengah, Arema, Gelombang 1
22. Adam Alis Setyanto, Tengah, Barito Putera, Gelombang 1
23. Rizki Rizaldi Pora, Tengah, Barito Putera, Gelombang 1
24. Bayu Gatra Sanggiawan, Tengah, Madura United, Gelombang 1
25. Bayu Pradana Andriatmo, Tengah, Mitra Kukar, Gelombang 1
26. Septian David Maulana, Tengah, Mitra Kukar, Gelombang 1
27. Yohanes Ferinando Pahabol, Tengah, Persipura, Gelombang 1
28. Evan Dimas Darmono, Tengah, Bhayangkara Surabaya United, Gelombang 1
29. Muhammad Hargianto, Tengah, Bhayangkara Surabaya United, Gelombang 1
30. Zulfiandi, Tengah, Bhayangkara Surabaya United, Gelombang 1
31. Fadhil Sausu, Tengah, Bali United, Gelombang 2
32. Kim Jeffey Gonzales Kurniawan, Tengah, Persib, Gelombang 2
33. Rahmad Hidayat, Tengah, Persib, Gelombang 2
34. Zulham Malik Zamrun, Tengah, Persib, Gelombang 2
35. Ambrizal Umanailo, Tengah, Persija, Gelombang 2
36. Novri Setiawan, Tengah, Persija, Gelombang 2
37. Syahroni, Tengah, Persija, Gelombang 2
38. Andik Vermansah, Tengah, Selangor, Gelombang 2
39. Irsyad Maulana, Tengah, Semen Padang, Gelombang 2
40. Vendry Ronaldo Mofu, Tengah, Semen Padang, Gelombang 2
41. Ichsan Kurniawan, Tengah, Sriwjaya FC, Gelombang 2
42. Boaz Theofillius Erwin Salossa, Depan, Persipura, Gelombang 1
43. Lerby Eliandry Pong, Depan, Pusamania Borneo FC, Gelombang 1
44. Irfan Haarys Bachdim, Depan, Consadole Sapproro, Gelombang 1
45. Dendy Sulistyawan, Depan, Persela, Gelombang 2
46. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Depan, PSM, Gelombang 2
47. Samsul Arif Munip, Depan, Persib, Gelombang 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Permohonan Guru Besar IPB Prof Dr Euis Sunarti dan akademisi ke Mahkamah Konstitusi (MK) sejalan dengan isi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Bahkan, dalam RUU tersebut hukuman perzinaan akan diperberat dari sembilan bulan penjara menjadi terancam lima tahun penjara. Pemerintah menanggapi permohonan akademisi terkait permintaan kriminalisasi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dan kumpul kebo, di mana materi itu juga masih dibahas di dalam DPR. Sebagai contoh, dalam Pasal 484 Ayat (1) Huruf e RUU KUHP berbunyi, "Laki-laki dan perempuan yang masing-masing tidak terikat dalam perkawinan yang sah melakukan persetubuhan dipidana lima tahun penjara". Pandangan pemerintah dalam hal ini disampaikan oleh Direktur Litigasi Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham Yunan Hilmy dalam sidang lanjutan uji materi KUHP di ruang sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (19/7). Yunan menyebut, pembahasan RUU ini terkesan lambat karena ada beberapa kendala. "Lamanya penyusunan RUU KUHP dipengaruhi banyaknya dinamika di antaranya masalah budaya, agama serta hal-hal lain yang dalam implementasinya harus dapat diukur secara jelas," kata Yunan. Sebab, dalam merumuskan ketentuan pidana berbeda dengan merumus ketentuan lain. Yunan mengatakan, untuk mengukur suatu norma pidana harus dapat dibuktikan secara hukum sehingga untuk dapat memutus suatu norma pidana memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu, pemerintah mengatakan para pemohon dapat memberikan masukan hal ini kepada pemerintah atau DPR. "Dalam rangka turut serta mengatasi problematika pembahasan RUU KUHP, para pemohon dapat memberikan sumbangan pemikirannya terhadap materi RUU KUHP terutama masalah perzinaan, pemerkosaan dan homoseksual. Materi RUU KUHP itu masih dibahas di DPR, dan akhir Agustus mendatang akan kembali dirapatkan usai masa reses DPR. Hukum Penjara Sebelumnya, Guru Besar IPB Prof Dr Euis Sunarti dan para akademisi lain meminta homoseks dan pelaku kumpul kebo dihukum penjara. Mereka meminta Mahkamah Konstitusi menafsir ulang Pasal 292. Selain Euis, ikut pula menggugat para akademisi lainnya yaitu Rita Hendrawaty Soebagio SpPsi, MSi, Dr Dinar Dewi Kania, Dr Sitaresmi Sulistyawati Soekanto, Nurul Hidayati Kusumahastuti Ubaya SS, MA, Dr Sabriaty Aziz. Ada juga Fithra Faisal Hastiadi SE, MA, MSc, PhD, Dr Tiar Anwar Bachtiar SS, MHum, Sri Vira Chandra D SS, MA, Qurrata Ayuni SH, Akmal ST, MPdI dan Dhona El Furqon SHI, MH. (*)