LIONEL MESSI ABSEN BELA TIM TANGO LAWAN VENEZUELA – Poskota.co
Wednesday, September 20

LIONEL MESSI ABSEN BELA TIM TANGO LAWAN VENEZUELA

POSKOTA.CO – Timnas Argentina dipastikan tidak akan diperkuat kapten sekaligus bintang andalan, Lionel Messi, dalam laga matchday 8 kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol, kontra Venezuela. Messi mengalami cedera dalam laga kontra Uruguay, dan Argentina tak mau mengambil risiko.

Pada laga kualifikasi yang dihelat pada Jumat (2/9) dinihari WIB, Messi jadi pahlawan kemenangan Argentina atas Uruguay di Estadio Malvinas Argentinas. Gol tunggal pemain berjuluk La Pulga, mengantar ‘Tim Tango’ meraih poin penuh dalam laga tersebut, meski harus bermain 10 orang setelah Paulo Dybala mendapatkan kartu merah, karena akumulasi dua kartu kuning.

Messi yang membatalkan keputusannya pensiun dari Timnas Argentina, menjadi penentu kemenangan lewat golnya di menit 43. Namun, pada pertandingan tersebut, bintang Barcelona itu mengalami cedera pangkal paha.

“Leo kesakitan. Sayangnya, ia tidak bisa ambil bagian di pertandingan berikutnya,” ujar pelatih Argentina, Edgardo Bauza.

“Dia mengalami pembengkakan dan kami tidak mau mengambil risiko. Kami sudah berbicara dengannya, juga dengan dokter tim, dan berkesimpulan bahwa sebaiknya dia istirahat,” jelas Bauza

“Besok, dia akan ikut berangkat bersama tim, tapi tidak akan ambil bagian dalam pertandingan,” kata Bauza.

Berkat kemenangan atas Uruguay, Argentina kini memuncaki klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol. Pada Selasa (7/9) dinihari WIB, La Albiceleste akan bertanding melawan tuan rumah Venezuela di Estadio Metropolitani de Merida, Merida.

Messi kemungkinan akan kembali ke Barcelona. Superstar lapangan hijau ini berharap bisa pulih dari cederanya untuk laga kontra Deportivo Alaves dalam lanjutan La Liga Spanyol pada 10 September mendatang.

Tidak bohongi siapa pun
Sementara, soal keputusannya kembali memperkuat Argentina setelah sempat menyatakan pensiun, Messi mengaku tidak membohongi siapa pun. Ia pun memutuskan kembali setelah melakukan pembicaraan dengan Bauza.

“Saya sangat berterima kasih (kembali ke tim nasional),” ungkap Messi kepada TV Publica, yang diwartakan Soccerway.

“Tapi, saya tidak menipu siapa pun ketika aku pensiun, aku memang merasa itu keputusan yang pas,” pungkas ujar peraih lima penghargaan Ballon d’Or ini.  (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)