K-85 RESMI DAFTARKAN LETJEN EDY RAHMAYADI CALON KETUA UMUM PSSI – Poskota.co

K-85 RESMI DAFTARKAN LETJEN EDY RAHMAYADI CALON KETUA UMUM PSSI

POSKOTA.CO – Pemilik suara resmi PSSI yang tergabung dalam Kelompok 85 (K-85) secara resmi telah mendaftarkan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal Edy Rahmayadi sebagai calon ketua umum PSSI di Sekretariat Komite Pemilihan (KP) di Jakarta, Rabu (31/8).

Petugas pendaftaran calon ketua umum dan komite eksekutif PSSI Abdul Hakim mengatakan, Edy resmi didaftarkan oleh perwakilan K-85 yang terdiri dari Iwan Budianto (CEO Arema Cronus), Haruna Sumitro (manajer Madura United), Pieter Tanuri (pemilik Bali United), Ferry Paulus (presiden Persija) dan lainnya.

“Kami 85 voter sudah merangkum empat formulir yang harus diisi oleh masing-masing voter, dan kami memiliki keinginan yang sama untuk mengusung Pak Edy Rahmayadi. Tentunya, masing-masing voter juga memiliki harapan ataupun calon lain untuk menduduki tempat di exco PSSI. Semua kami akomodir dan kami serahkan ke KP,” kata Iwan Budianto, CEO Arema Cronus yang menjadi perwakilan dari K-85.

Iwan Budianto, CEO Arema Cronus yang menjadi perwakilan dari Kelompok 85 (K-85) menyerahkan berkas formulir persyaratan secara lengkap untuk calon ketum PSSI kepada Ketua Komite Pemilihan, Agum Gumelar (kiri).
Iwan Budianto, CEO Arema Cronus yang menjadi perwakilan dari Kelompok 85 (K-85) menyerahkan berkas formulir persyaratan secara lengkap untuk calon ketum PSSI kepada Ketua Komite Pemilihan, Agum Gumelar (kiri).

Sementara itu, Ketua KP Agum Gumelar, mengungkapkan baru Letjen Edy yang menyerahkan berkas formulir persyaratan secara lengkap untuk calon ketum PSSI. “Kami terbuka dan masih menunggu siapa saja yang ingin menjadi calon ketum PSSI hingga 5 September. Untuk verifikasi keabsahan persyaratan akan dimulai pada 6 September,” ucap Agum.

Hingga saat ini sudah ada tiga orang yang mendaftar untuk menjadi caketum PSSI selain Edy, ada juga nama mantan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko serta pengusaha asal Sulawesi Selatan, Erwin Aksa.

Kendati demikian, pihak sekretariat pendaftaran belum mau mengungkap siapa lagi selain Edy yang hari ini melengkapi persyaratan untuk caketum PSSI hingga ditutupnya tempat pendaftaran tersebut pada pukul 17.00 WIB, dengan alasan tidak berkewenangan.

Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI bakal diselenggarakan di Makassar pada 17 Oktober mendatang, keputusan itu menjadi tindak lanjut dari hasil Kongres Luar Biasa PSSI yang digelar di Ancol pada 3 Agustus 2016 lalu.

Setelah masa pendaftaran yang dijadwalkan hingga 5 September, PSSI menjadwalkan pada 6-11 September 2016 untuk verifikasi data, dan diumumkan hasilnya pada 11 September, proses banding 12-16 September, sidang banding 17-18 September, dan diumumkan pada 18 September.

Pengumuman calon komite eksekutif PSSI dijadwalkan pada 19 September hingga 17 Oktober 2016.

Bakal calon ketua umum dan komite eksekutif PSSI hingga 31 Agustus 2016, terdiri dari:
(Formulir A1), bakal calon ketua umum:
1. Edy Rahmayadi
2. Moeldoko
3. Erwin Aksa

(Formulir A2), bakal calon wakil ketua umum:
1. Joko Driyono
2. Iwan Budianto
3. Tonny Apriliani
4. Erwin Aksa
5. Andi Rukman Karumpa

(Formulir A3), bakal calon anggota komite eksekutif:
1. Very Mulyadi
2. Gusti Randa
3. Joko Driyono
4. Pieter Tanuri
5. Yunus Nusi
6. Ferry Paulus
7. Yoyok Sukawi
8. Umuh Muchtar
9. Gede Widiade
10. David Sulaksmono
11. drh H Chaidir
12. Johar Ling Eng
13. Dirk Soplanit
14. Marzuki
15. Gatot Haryo Tejo
16. Dr Hidayat
17. Peter Kalakmabin
18. Herdiat
19. Juni A Rachman
20. Muddai Maddang
21. Refrizal
22. Papat Yunisal
23. Dwi Iriyanto
24. Jackson Kumaat
25. Maurice Tuguis
26. Achsanul Kosasih
27. Agus Santoso
28. Ari Sutedi
29. Aven Hinelo
30. Budiman Dalimunthe
31. Daconi Khotob
32. Jamal Aziz
33. Dodik Wijanarko
34. Sabarudin Labamba
35. Sumirlan
36. Edi Nurinda
37. Efendi Gazali
37. Fahmi Fikroni
38. Fahmi Hakim
39. Hadiyandra
40. Haruna Soemitro
41. Hasani Abdul Gani
42. Iwan Budiawan
43. Vivin Sungkono Cahyadi
44. Budi Setiawan
45. Sukur Mandar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)