JOHN TERRY BERPELUANG KEMBALI PERKUAT TIMNAS – Poskota.co

JOHN TERRY BERPELUANG KEMBALI PERKUAT TIMNAS

POSKOTA.CO – Manajer Tim Nasional Inggris Sam Allardyce berharap John Terry kembali memperkuat lini pertahanan Three Lions. Menurut Allardyce, Terry masih pantas untuk membela timnas.

“Saya harus berbicara, dan saya merasa John Terry mungkin saja kembali (ke Timnas Inggris),” ujar Allardyce.

Terry telah menyatakan pensiun sejak 23 September 2012 usai memenangkan 78 penampilannya bersama skuat ‘Tiga Singa’. Keputusan dibuat bek Chelsea itu hanya berselang sebulan sebelum Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menggelar sidang terhadap dugaan tindakan rasialis yang dilakukan Terry kepada Anton Ferdinand dalam pertandingan Chelsea melawan Queens Park Rangers pada Oktober 2011.

FA kemudian menyatakan Terry bersalah dan menjatuhkan denda sebesar 22.000 poundsterling serta larangan bertanding sebanyak empat laga. Kendati tuduhan itu dibatalkan pengadilan London. Namun Terry sejak kejadian tersebut, tidak pernah dipanggil kembali oleh pelatih Roy Hodgson.

Setelah menyatakan pensiun, Terry tetap menjadi andalan di lini belakang Chelsea. Namun, bagi Inggris, mundurnya Terry membuat pelatih tidak memiliki banyak pilihan untuk lini pertahanan.

Allardyce tidak mengesampingkan kembalinya bekas kapten timnas itu. Ketika ditanya apakah Terry menjadi solusi, Allardyce mengatakan, “Mungkin iya. Menurut saya, hal itu (kembalinya Terry) tergantung dengan apa yang John katakan. Seandainya memiliki kesempatan, saya mungkin akan memanggilnya. Kita lihat saja nanti.”

“Saya tidak tahu apa sisi politiknya, jika memang ada sisi politiknya. Saya harus berbicara jika saya merasa John Terry memang satu kemungkinan,” imbuh pelatih yang pernah menukangi Newcastle United, West Ham United dan Sunderland.

Allardyce akan mengumumkan skuatnya pekan ini untuk pertandingan pertama mereka pada kualifikasi Piala Dunia 2018 menhadapi Slowakia pada 4 September, demikian dilansir Reuters. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)