IBRAHIMOVIC BAWA MU RAIH TROFI COMMUNITY SHIELD – Poskota.co

IBRAHIMOVIC BAWA MU RAIH TROFI COMMUNITY SHIELD

POSKOTA.CO – Manchester United sukses memenangi laga Community Shield melawan Leicester City. Gol Zlatan Ibrahimovic menjadi penentu kemenangan The Red Devils dengan skor akhir 2-1.

Pertandingan yang digelar di Stadion Wembley, London, Minggu (7/8) malam WIB, tim besutan Jose Mourinho ini unggul lebih dulu melalui solo run Jesse Lingard yang menerima operan Wayne Rooney di babak pertama menit 32, dan menaklukkan gawang Leicester yang dikawal Kasper Schmeichel.

Memasuki babak kedua, tim besutan Claudio Ranieri ini bisa menyamakan kedudukan berkat gol Jamie Vardy di menit 52,  memanfaatkan blunder fatal dari Marouane Fellaini, dan mampu melewati kiper David de Gea, sebelum memasukkan bola ke dalam gawang United.

Ibrahimovic mencatatkan namanya di papan skor di menit 83. Ibra menanduk bola umpan silang Antonio Valencia dari sisi sayap kanan dan memenangi duel udara dengan Wes Morgan, usahanya ini mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk mengantarkan klub anyarnya meraih Trofi Community Shield.

“Ini terasa menyenangkan. Laga resmi pertama, kami bermain untuk memperebutkan piala, dan kami menjadi pemenang. Ini merupakan trofi ke-31 yang berhasil saya raih. Saya super happy. Semoga kami bisa memenangi lebih banyak lagi dari ini,” kata Ibrahimovic di BTSport.

“Ini merupakan pertandingan yang sulit. Kami bermain melawan tim bagus. Mereka sangat kuat. Suatu hal yang besar sedang terjadi di tim kami. Kami memulainya dengan raihan trofi,” tambah striker asal Swedia ini

“Saya merasa sangat baik. Tim ini fantastis. Ada rekan-rekan tim yang bagus, semangat yang bagus. Pelatih melakukan apa pun untuk menang. Ini mungkin menjadi pemain terbesar yang pernah saya bela. Satu lain yang bisa saya bandingkan adalah Milan,” imbuh Ibra.

Raihan Trofi Community Shield ini adalah keenamkalinya dalam sejarah Manchester United. Sementara bagi Mourinho, ini merupakan kali kedua ia meraih Trofi Community Shield.

Liverpool Digasak
Sementara itu sehari setelah menang telak atas Barcelona, Liverpool digasak tim Bundeliga, Mainz 05, dengan skor 0-4 dalam laga pramusim.

Melawat ke Opel Arena, Mainz, Minggu (7/8), Liverpool melakukan banyak perubahan susunan pemainnya. Dari 11 pemain yang jadi starter saat melawan Barca, cuma Adam Lallana dan Emre Can yang kembali tampil sejak menit pertama.

Skuat asuhan Juergen Klopp ini kesulitan menemukan ritme permainan mereka, dan ketinggalan 0-1 saat laga memasuki menit ke-15. Handball Andre Wisdom membuat Liverpool terkena hukuman penalti. Daniel Brosinski yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Liverpool Alex Manninger.

Jhon Cordoba menggandakan keunggulan Mainz pada menit ke-45. Dalam sebuah serangan balik Mainz, Cordoba melakukan penetrasi ke kotak penalti Liverpool dan menjebol gawang Manninger lewat tembakan ke tiang dekat.

Memasuki menit ke-59, Mainz mencetak gol ketiganya. Yunus Malli mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan keras dari luar kotak penalti.

Mainz memantapkan kemenangan mereka melalui gol Yoshinori Muto pada menit ke-74. Muto menanduk umpan silang Pierre Bengtsson dari sisi kanan.

Laga ini adalah laga pramusim terakhir Liverpool. Mereka selanjutnya akan bersiap untuk menghadapi Arsenal di partai pertama Premier League, Minggu (14/8) mendatang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.