HASIL UNDIAN LIGA EUROPA, MOURINHO: INI SEPERTI LIGA CHAMPIONS – Poskota.co
Wednesday, September 20

HASIL UNDIAN LIGA EUROPA, MOURINHO: INI SEPERTI LIGA CHAMPIONS

POSKOTA.CO – Pengundian fase grup Liga Europa 2016/2017 telah dilakukan. Setidaknya ada grup yang mencuri perhatian yakni, Grup A yang berisikan Manchester United, Fenerbahce dan Feyenoord, merupakan grup neraka.

Pengundian fase grup itu dilakukan di Grimaldi Forum, Monako, Jumat (26/8) petang WIB. Ke-48 tim lolos diundi ke dalam 12 grup berisikan empat tim yang akan berduel dari 15 September hingga 8 Desember dalam enam matchday fase grup.

Dari pengundian tersebut Man United yang merupakan juara Liga Inggris terbanyak dihadapkan dengan Fenerbahce, klub tersukses kedua dengan 19 titel, hanya kalah satu gelar dari Galatasaray di Super Lig Turki. ‘Kenari Kuning’ juga tak asing dengan Liga Champions dan pernah menembus perempatfinal 2007/2008.

Sedangkan Feyenoord, di kancah domestik juga tak kalah mengkilap, karena punya 14 titel Eredvisie yang jumlahnya cuma kalah dari PSV Eindhoven (23) dan Ajax (33). Tahun 1970, Feyenoord bahkan mampu menjuarai Piala/Liga Champions usai mengalahkan Celtic di final.

Selain mereka bertiga, ada pula klub Ukraina Zorya Luhansk yang melengkapi peserta di Grup A.

Hasil pengundian fase grup ini mengundang komentar Manajer Manchester United Jose Mourinho. Menurutnya, hasil tersebut membuat United seperti ada di Liga Champions.

“Ini hasil pengundian yang bagus buat kami. Membuat kami berpikir ada di Liga Champions. Grupnya seperti di Liga Champions. Ini grup sulit, tapi bagus,” kata Mourinho seperti dikutip BBC.

“Kalau tim-tim yang Anda akan hadapi tidak oke, suporter takkan menikmati hari Kamis (pertandingan waktu setempat). Kita semua tahu ajang ini tak sama seperti Liga Champions, tapi dengan Manchester United menghadapi klub-klub (kaya) tradisi seperti Fenerbahce dan Feyenoord bagus buat kami. Saya tak memiliki pernyataan secara khusus mengenai (lawan dari) Ukraina,” tutur Mourinho.

Klub Inggris lain, Southampton, juga kebagian grup yang tak kalah sengit. Di Grup K, Soton berada satu grup dengan tim top Italia Inter Milan dan klub Republik Ceko Sparta Praha, selain juga Hapoel Beer Sheva dari Israel.

Di Grup E ada pula klub Italia dan Republik Ceko yang mesti berhadapan, yakni AS Roma dan Viktoria Plzen. Di grup ini mereka juga akan berduel dengan Austria Wien dan Astra Giurgiu. Fiorentina, klub Italia lain, menempati Grup J bersama PAOK, Liberec dan Qarabag.

Sementara itu tiga klub Spanyol, Athletic Bilbao, Celta Vigo dan Villarreal, secara berurutan menempati Grup F, G, dan L. Berikut lawan-lawan yang harus mereka hadapi sekaligus hasil lengkap pengundian fase grup Liga Europa 2016/2017

Hasil Undian Fase Grup Liga Europa 2016/2017:
Grup A
Manchester United
Fenerbahce
Feyenoord
Zorya Luhansk

Grup B
Olympiakos
APOEL
Young Boys
Astana

Grup C
Anderlecht
St-Etienne
Mainz
Qabala

Grup D
Zenit
AZ
M Tel-Aviv
Dundalk

Grup E
Plzeň
AS Roma
Austria Winna
Astra

Grup F
Athletic
Genk
Rapid Winna
Sassuolo

Grup G
Ajax
Standard Liege
Celta Vigo
Panathinaikos

Grup H
Shakhtar Donetsk
Braga
Gent
Konyaspor

Grup I
Schalke
Salzburg
Krasnodar
Nice

Grup J
Fiorentina
PAOK
Liberec
Qarabag

Grup K
Inter Milan
Sparta Praha
Southampton
Beer-Sheva

Grup L
Villarreal
Steaua
Zurich
Osmanlıspor (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_810" align="alignleft" width="300"] Effendi Gazali[/caption] POSKOTA.CO - Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali melayangkan protes ke Mahkamah Konstitusi meminta penjelasan atas ketidakkonsistenan dan memiliki sikap berbeda dalam mengadili suatu perkara. Dalam surat itu, Effendi meminta penjelasan tentang permohonannya terhadap pelaksanaan Pemilu Serentak yang membutuhkan waktu satu tahun lebih. Dia mengungkapkan bahwa pengujian Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden itu didaftarkan Effendi pada 10 Januari 2013 dan baru diputus 23 Januari 2014. Sementara, saat menguji Undang-Undang nomor 4 tahun 2014 tentang Penetapan Perppu nomor 1 tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU Mahkamah Konstitusi, MK hanya membutuhkan waktu 37 hari. "Putusan Mahkamah Konstitusi No 1PUU-XII/2014 dan 2/PUU-XII/2014 dibacakan setelah 37 dan 50 hari sejak pendaftaran perkara, sedangkan Putusan PUU kami nomor 14/PUU-XI/2013 dibacakan setelah 1 tahun 13 hari (378 hari) sejak pendaftaran perkara," ungkap Effendi, dalam suratnya. Effendi juga memprotes dasar pertimbangan yang digunakan, yakni saat mengadili UU MK, mahkamah mempertimbangkan perlu segera memutus perkara karena terkait dengan agenda ketatanegaraan Tahun 2014, yaitu pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden. Namun, lanjutnya, dalam mengadili UU Pilpres yang diajukan Effendi, MK tak menggunakan pertimbangan serupa. Oleh karena itu, Effendi dalam suratnya mempertanyakan, apakah konstitusionalitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 kalah penting dibandingkan dengan potensi sengketa hasil pemilu yang akan ditangani oleh MK. Effendi mengharapkan respon secepatnya dari MK, jka sampai 14 hari tidak mendapatkan respon, maka dia mengancam akan melaporkan masalah ini ke Dewan Etik MK. djoko-antara