CRISTIANO RONALDO DINOBATKAN JADI PEMAIN TERBAIK EROPA 2015/2016 – Poskota.co

CRISTIANO RONALDO DINOBATKAN JADI PEMAIN TERBAIK EROPA 2015/2016

POSKOTA.CO – Megabintang Real Madrid dan Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa 2015/2016 mengalahkan dua nominator lain dalam gala drawing Liga Champions 2016/2017 di Grimaldi Forum Monako, Jumat (26/8) dinihari WIB.

Ronaldo mengungguli rekan setimnya di Real Madrid asal Wales, Gareth Bale, dan pemain Timnas Perancis yang merumput di Atletico Madrid, Antoine Griezmann.

“Terima kasih atas penghargaan ini, saya sangat senang. Kemarin jadi salah satu musim terbaik saya. Tapi ini merupakan penghargaan buat semuanya, terutama Griezmann, Anda benar-benar pemain hebat,” kata Ronaldo saat menerima trofi.

“Namun, menurut saya dua kandidat lain juga layak mendapatkan penghargaan ini. Mereka sudah tampil luar biasa,” tutur eks ikon Manchester United itu.

Ronaldo dan Bale sama-sama menjadi tulang punggung Real Madrid menjadi jawara Liga Champions musim 2015/2016. Sedangkan Griezmann berhasil membawa Atletico tampil sebagai runner-up Liga Champions musim lalu.

Namun, Ronaldo mampu membawa negaranya, Portugal meraih gelar Piala Eropa 2016. Sedangkan Bale, membawa Wales mencapai semifinal Piala Eropa 2016.

Adapun, Griezmann membawa Perancis ke final Piala Eropa 2016. Griezmann juga dinobatkan sebagai top skorer Piala Eropa 2016.

Penghargaan ini Pemain Terbaik Eropa ini jadi yang kedua Ronaldo raih sepanjang kariernya. Sebelumnya, pemain berjuluk CR7 itu merengkuhnya pada 2014 silam.

Berkat Rekan Setim
Ronaldo meraih penghargaan atas penampilan terbaiknya di musim 2015/2016. CR7 memberikan pujian untuk rekan-rekan setimnya.

Bersama El Real musim lalu, Ronaldo mampu menjadi kampiun Liga Champions. Tak sekadar mengangkat ‘Si Kuping Besar’, pemain 31 tahun itu juga menjadi top skorer dengan torehan 16 gol.

Penampilan bagus Ronaldo berlanjut di Piala Eropa bersama Portugal. CR7 sukses besar dengan mengantarkan Selecao das Quinas menjadi juara. Ronaldo juga mampu tampil oke dengan catatan tiga gol di sepanjang turnamen yang berlangsung di Perancis itu.

Atas raihan kali ini, Ronaldo pun menegaskan semua bisa terwujud karena berkat rekan-rekan setimnya. Dia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada para jurnalis pemilik suara yang memilihnya.

“Ini sangat membanggakan dan terima kasih kepada para jurnalis yang sudah memilih saya! Rekan-rekan setim saya merupakan kuncinya –mereka kuncinya di setiap tahun. Saya sendiri bekerja keras, tapi tanpa bantuan rekan setim ini tak mungkin. Terima kasih rekan-rekan setim di Real Madrid dan Portugal,” kata Ronaldo di situs UEFA.

“Saya harus menyebutkan Portugal karena ini merupakan yang pertama di sejarah mereka. Ini berbeda karena saya sudah memenangi Liga Champions sebanyak tiga kali. Untuk memenangi suatu hal bersama Portugal, menjadi puncak dalam karier saya,” tegas pemain yang pernah berseragam Sporting Lisbon itu.

Sementara itu Presiden El Real, Florentino Perez, merasa gembira karena dua pemainnya masuk ke dalam tiga besar penghargaan pemain terbaik Eropa di musim 2015/2016.

“Kami sangat senang, karena dua pemain Real Madrid berada di antara (tiga) yang terbaik di Eropa. Saya pikir penghargaan diberikan pada Ronaldo sebagai pengakuan salah satu musim terbaiknya,” kata Perez di situs resmi UEFA.

“Saya juga ingin mengatakan suatu hal mengenai Bale, yang datang tiga musim lalu dan sudah memenangi dua Liga Champions,” imbuh Florentino Perez. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Sebanyak delapan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggugat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara terkait aturan mengundurkan diri saat mencalonkan diri sebagai pejabat publik di Mahkamah konstitusi. Kedelapan PNS tersebut: o. Dr Rahman Hadi MSi, o. Dr Genius Umar S Sos MSi, o. Empi Muslion AP SSos MT MSc, o. Rahmat Hollyson Maiza MAP, o. Dr Muhadam Labolo, o. Dr Muhammad Mulyadi AP MSi, o. Sanherif S. o. Hutagaol S.Sos MSi, o. Dr Sri Sundari SH MM, Menurutnya Pasal 119 dan Pasal 123 ayat (3) UU Aparatur Sipil Negara merupakan bentuk perlakuan diskriminatif sekaligus mengamputasi hak konstitusional PNS selaku warga negara. "Memang kami akui bahwa tujuan undang-undang tersebut sangat mulia menjadikan PNS sebagai sosok berintegritas, profesional, bebas KKN, namun yang kami sayangkan adalah adanya ketentuan norma yang diskriminatif menjegal eksistensi PNS untuk berbuat lebih jauh lagi untuk bangsa dan negara ini," salah satu pemohon, Rahman Hadi, saat membacakan permohonannya dalam sidang di MK Jakarta, Senin. Menurut Rahman, UU Aparatur Sipil Negara bertentangan dengan Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 28 D ayat (3) UUD 1945. Pasal 27 menyebutkan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Sementara pasal 28D ayat (3) berbunyi setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Rahman juga menyoroti ketidakkonsistenan penerapan pasal 119 dan Pasal 123 ayat (3) terhadap Pasal 121 yang menyatakan pegawai Aparatur Sipil Negara dapat menjadi pejabat negara. Sedangkan Pasal 122 menyatakan pejabat negara sebagaimana dimaksud Pasal 121 jika dikaitkan dengan Pasal 123 ayat (1) berbunyi jika pegawai Aparatur Sipil Negara yang diangkat menjadi pejabat negara pada pimpinan dan anggota MK, BPK, KY, KPK, menteri dan dubes, maka pegawai ASN diberhentikan sementara dari jabatannya dan tidak kehilangan status sebagai PNS.