oleh

Germasa Gereja Zebaoth Menerapkan Kerja Bakti Penghijauan

BOGOR – Cinta alam dalam rangka pelestarian lingkungan, bidang III Germasa gereja Zebaoth menerapkan kerja bakti penghijauan.

Tidak hanya itu, para pengurus dan anggota Germasa juga mendaur ulang sampah di gereja sebagai wujud upaya mengajak jemaat, untuk cinta dan peduli terhadap lingkungan dan alam.

“Kami mengajak mulai dari kesadaran untuk memilah sampah hingga pengolahan sampah daur ulang menjadi benda yang bernilai lebih tinggi. Para pengurus dan anggota Germasa serta jemaat Zebaoth kami minta untuk membawakan minyak jelantah atau kertas dan bahan plastik lain yang menjadi sampah di rumah tangga, tapi menjadi bernilai jika di tangan kami,” kata Penatua Jafer Situmorang, Ketua II Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GPIB Zebaoth Senin (3/6/2024).

Menurut Jafer, program penghijauan dilingkungan gereja, sejalan dengan program majelis sinode Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).

Bahkan pada ibadah Minggu (2/6/2024) kemarin, yang merupakan bulan pelayanan dan kesaksian (Pelkes), para Pendeta terus menyuarakan cinta alam dan lingkungan dari mimbar-mimbar gereja.

Para Pendeta menggugah nurani dan kesadaran jemaat, agar jangan membuang sampah ke kali. Jangan lagi merusak alam dengan melakukan pengrusakan atau penebangan pohon. Jemaat diminta untuk terus melakukan penghijauan dengan menanam pohon, agar tetap lestari alam.

Kegiatan cinta alam dan perawatan tanaman agar tetap subur ini diakui Penatua Jafer, merupakan program rutin Bidang III Germasa yang akan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

“Dari tanaman hias yang ada di saung Germasa, sudah menghasilkan uang. Sampah daur ulang berupa kertas, minyak jelantah dan plastik, juga sudah menghasilkan uang. Kalau sungguh-sungguh dan serius kita kerja, akan ada hasilnya,”kata Medy Waluyo, salah satu anggota Germasa. (yopi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *