UMI ZAHROK MSi:Tim PKB Penyusun Naskah Akademik UU Tentang Pesantren Ikuti PKPNU

POSKOTA.CO – Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama ( PKPNU ) khusus Politisi dan Kepala Daerah Angkatan I ( pertama) yg diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur, diikuti seluruh anggota DPRD FPKB Jawa Timur.

Diawali dengan kunjungan / ziarah para peserta ke muassis Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok pesantren Tambakberas dan Pondok Pesantren Denanyar di Jombang Jawa Timur, setelah kunjungan ke muassis NU dilanjutkan ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri-Jatim tempat PKPNU dilaksanakan pada tanggal 27 sd 30 September 2019.

Menurut Umi Zahrok, dalam manual acara tersebut ada Materi ” Ikatan Ideoligi NU-PKB “, materi ini acapkali menjadi kurikulum utama di berbagai jenjang pengkaderan di PKB, saya sebagai kader NU yang sekarang mendapat amanat sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jember Lumajang sangat respect.

Dijelaskan Umi Zahrok, Materi NU-PKB dapat dilihat secara filosofis – historis yang membidani kelahiran PKB adalah PBNU. Deklarator PKB adalah dari unsur para ulama NU yaitu 1) KH. Abdurrahman Wahid, 2) KH Ilyas Ruchiyat, 3) KH Munasir Aly, 4) KH Muhith Muzadi, dan 5) KH Musthofa Bisri.

Landasan perjuangan (Mabda Siyasi) PKB juga menyitir spirit dari mabda siyasi NU yakni memperjuangkan nilai nilai Islam Ahlu Sunnah Waljama’ah (ASWAJA) tambahnya.

Nilai nilai ASWAJA apa saja yang bisa di perjuangkan di ranah politik, di parlemen sehingga menjadi kebijakan publik yang mengantarkan pada capaian adil makmur?

Umi Zahrok sebagai tim PKB yg ikut menyusun Naskah Akademik RUU tentang pesantren menjelaskan bahwa Dalam konsep maqoshid syari’ah terdapat asmaul khams yakni hak warga negara mendapat perlindungan 1) negara wajib menjaga ataubmelindungi hak beragama (hifzduddin), 2) menjamin hak mwmiliki property / harta kekayaan( hifdzul maal), 3). hak melindungi keturunan warga negara (hifdzulnnasl), 4) negara wajib menjamin hak intelektual (hifdzul aql) dan 5). warga negara juga berhak mendapat perlindungan dari segi terjaganaya martabat (hifdul Ird).

semua nilai nilai tersebut dimanifestasikan dalam peraturan perundang undangan yang memaksa negara hadir untuk memberi rekognisi, afirmasi dan fasilitasi imbuhnya

Bagaimana hal2 diatas bisa teraktualisasikan dalam kehidupan sosial masyarakat NU…! Ditegaskan Umi Zahrok bahwa PKB telah menggali secara mendalam yg tertuang dalam Naskah Akademik Undang Undang tentang Pesantren yang baru2 ini telah disahkan oleh DPR RI, alhamdulillah saya bagian dari penyusun Naskah akademik tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *