Merasa Difitnah, Gayus Laporkan Deddy Corbuzier

Hakim Agung Gayus Lumbuun (kiri) didampingi tim advokat Mahkamah Agung melambaikan tangan saat melaporkan dugaan penistaan terhadap dirinya ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/2).
Hakim Agung Gayus Lumbuun (kiri) didampingi tim advokat Mahkamah Agung melambaikan tangan saat melaporkan dugaan penistaan terhadap dirinya ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/2).

POSKOTA.CO – Deddy Corbuzier dan produser tayangan Hitam Putih diadukan ke Bareskrim Mabes Polri, Rabu (26/2/2014) oleh Gayus Lumbuun, karena memfitnah.

Dalam laporan bernomor LP/216/II/2014 itu, nama Deddy pun dicantumkan sebagai terlapor. Gayus disebut dapat transferan uang 700 juta dari Julia Perez alias Jupe ke rekeningnya. Bukti itu ditayangkan dalam acara Hitam Putih jumpa Jupe .

Pada tayangan Hitam Putih episode Selasa, 18 Februari lalu, Deddy mengundang Jupe sebagai bintang tamu. Dalam tayangan yang disiarkan secara live itu, Deddy menampilkan bukti transfer internet banking sebesar 700 juta atas nama Yulia Rachmawati (nama asli Jupe) dengan rekening tujuan Gayus Lumbuun.

Gayus berharap, dengan adanya laporan ini bisa memberi pelajaran bagi pihak-pihak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Soalnya, berita transfer uang ini telah mencoret nama Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.

“Karena hakim agung dituduh menerima suap ini adalah bentuk penistaan dan publik percaya hal itu. Jadi semoga ini dipakai untuk pembelajaran,” tandas Gayus.
Gayus punya cara untuk membuktikan kalau bukti transfer itu rekayasa. “Dari surat edaran Bank Indonesia, bisa diketahui kalau transfer uang personal antar bank itu hanya bisa Rp50 juta. Kalau sesama bank, paling tinggi Rp100 juta.

Jadi nggak mungkin sampai ada Rp700 juta,” kata Gayus usai membuat laporan di Bareskrim Mabes Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *