DIMANA KITA BERADA CIPTAKAN KAMPUNG SPIRITUAL – bag.tigabelas – Poskota.co

DIMANA KITA BERADA CIPTAKAN KAMPUNG SPIRITUAL – bag.tigabelas

ch4POSKOTA.CO – Begitu banyak hal, begitu banyak penemuan, begitu banyak penelitian telah berhasil sehingga kita dapat memiliki surga kapan saja kita
inginkan, seandainya kita menginginkannya.

Tapi, kadang kita memilih untuk hidup dalam penderitaan. Itu oke saja bagi Tuhan, tapi jangan menyalahkan Orang Tua yang malang itu. Itu saja. Karena itu tidak adil.

Dia selalu mengirimkan para jenius, selalu mengirimkan para guru, selalu
mengirimkan teman-teman baik untuk mengingatkan kita akan kemuliaan
surga dan untuk membantu kita memulihkan diri kita, menjadi kaya, menjadi terkenal, menjadi indah, menjadi berkelimpahan dalam segala sesuatu, menjadi apa pun yang kita inginkan.

TERKENAL

Bukannya kita ingin menjadi terkenal, menjadi kaya, tapi begitulah
seharusnya diri kita, begitulah kita dapat menjadikan diri kita. Hanya
saja masyarakat secara keseluruhan, misalnya suatu struktur besar,
memiliki peraturannya sendiri, kesepakatan tak tertulis.

Mereka membuat setiap rintangan yang mungkin bagi setiap jiwa lainnya. Bahkan jiwa-jiwa yang telah berkembang harus berjuang melewati institusi ini. Jadi, itu sulit bagi kita. Tak apa, kalian ada dalam perjalanan kalian, saya pikir, kalian bahagia dan kalian tahu.

Itu adalah rahasia di antara kita, jangan beritahu orang lain. Yah, kalian bisa beritahukan, jika kalian inginkan, tapi kemudian kalian membuat saya menjadi lebih terkenal dan kemudian saya mendapatkan lebih banyak masalah.
Sesungguhnya, sejujurnya, menjadi seorang guru adalah pekerjaan terburuk
yang bisa kalian dapatkan.

MELAMAR

Jangan pernah melamar pekerjaan ini, saya beritahu kalian. (Gelak tawa) Kalian bisa jika kalian inginkan; tapi saya peringatkan kalian bahwa itu tidak mudah. Ya ampun, saya tak bisa percaya ada pekerjaan seperti itu! Saya tidak tahu seperti apa rasanya menjadi presiden, tapi menjadi seorang guru adalah mengerikan.

Guru spiritual, mengerikan, sangat, sangat buruk. Tak dibayar (Guru dan
hadirin tertawa), hanya dipersalahkan. Kadang dipersalahkan tanpa alasan
apa pun.

O ya, jika orang mengatakan bahwa mereka iri terhadap saya, mengatakan bahwa saya adalah seorang guru atau semacam itu, maka kalian bilang, “Tidak, tidak.

Dia tidak terlihat seperti seorang guru, Dia terlihat seperti gadis tomboi (Guru dan hadirin tertawa), sangat aneh.” Katakan kepada mereka, sehingga mereka tidak menjadi sangat iri kepada saya dan membuat masalah bagi saya.

Sumber:
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/news/77/e-1.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat ini  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)