CARA DETOKSIFIKASI GINJAL DALAM TIGA HARI – Poskota.co
Saturday, September 23

CARA DETOKSIFIKASI GINJAL DALAM TIGA HARI

POSKOTA.CO – Banyak orang yang tidak mengetahui betapa pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan ginjal. Kebanyakan orang hanya fokus pada kesehatan tubuh luar.

Kita juga harus menyadari bahwa, organ-organ penting, seperti ginjal sangat bertanggung jawab untuk menghilangkan racun dari dalam tubuh, sehingga sangat penting untuk menjaganya agar tetap dalam kondisi yang baik.

Kehadiran batu empedu atau batu ginjal menjadi alasan penting untuk melakukan detoksifikasi ginjal secara alami untuk memberi mereka kehidupan yang baru.

Mengontrol gizi, merupakan hal yang sangat penting, agar bisa mencegah peningkatan racun dalam tubuh yang mengalir ke dalam aliran darah dan kemudian tidak bisa dihilangkan dalam urine. Berikut adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ginjal Anda harus dibersihkan dan Anda memiliki ketidakseimbangan dalam sistem kemih Anda:

  • Jika tekanan darah Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Jika Anda merasa sakit di bagian bawah atau atas bagian perut
  • Jika urine Anda berwarna gelap
  • Jika Anda merasa sangat haus setiap saat
  • Jika punggung Anda sakit tepat di atas pinggang
  • Jika Anda sering buang air kecil di malam hari
  • Jika Anda buang air kecil kurang dari setengah liter per hari
  • Jika Anda merasa kandung kemih Anda penuh sepanjang waktu
  • Jika Anda merasakan sakit saat buang air kecil
  • Jika pergelangan kaki Anda sering bengkak di malam hari
  • Jika mata Anda sering bengkak di pagi hari
  • Jika timbul memar tanpa ada sebab yang jelas (terkena pukulan atau terjadi perdarahan).

Lalu, bagaimana caranya membersihkan ginjal Anda dalam tiga hari? Hal yang pertama dan yang paling penting adalah, selama tiga hari, Anda tidak boleh mengonsumsi kopi, alkohol, soda, garam dan makanan yang mengandung banyak protein. Ganti minuman soda Anda dengan air mineral, daging dengan biji rami atau biji bunga matahari dan kacang almond.

  1.  Sarapan
    Mulailah hari Anda dengan mengonsumsi jus blueberry, yang akan mengurangi jumlah kalsium yang terakumulasi di dalam kandung kemih.
  2. Camilan siang hari
    Pada pertengahan pagi, minumlah segelas jus kalium, yang bertindak sebagai pembersih dan akan membantu memberikan energi selama proses detoksifikasi. Anda dapat membuat jus ini sendiri dengan wortel, seledri, peterseli dan bayam. Di siang hari, Anda bisa minum segelas klorofil cair, zat berwarna hijau yang bisa Anda dapatkan di toko-toko makanan alami Atau Anda dapat membuat jus sayuran hijau dari kubis, bayam atau kangkung yang ditambahkan perasan lemon. Jus ini memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh Anda, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu membersihkan darah.
  3. Makan siang
    Untuk makan siang, Anda dapat mengonsumsi apa saja yang Anda inginkan, tetapi seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daging dalam tiga hari dan semua jenis tepung
  4. Snack sore
    Antara makan siang dan makan malam, untuk kudapan di sore hari minumlah secangkir teh biji semangka. Ini merupakan minuman yang sangat ringan dengan efek diuretik, yang akan membantu mengaktifkan fungsi ginjal dan kandung kemih, meningkatkn pencernaan dan mengevakuasinya sebelum malam
  5. Makan malam
    Untuk makan malam, Anda bisa minum jus wortel atau jus blueberry, yang akan membantu frekuesi buang air kecil. Sebelum tidur, minumlah secangkir mint atau dandelion teh. Keduanya akan mendetoksifikasi tubuh dengan cara mencerna makanan dengan cepat. Jangan lupa untuk melakukan olahraga selama tiga hari. Anda dapat berjalan kaki selama 30 menit setiap hari untuk memfasilitasi kerja ginjal. Selain itu, dianjurkan juga untuk pergi ke sauna untuk mengeluarkan racun melalui keringat. Anda juga bisa mandi air panas kemudian dinginkan dengan air hangat atau dingin. Dan yang terakhir, cobalah untuk meregangkan tubuh Anda di pagi dan sore hari. Peregangan akan membantu Anda untuk ‘mengaktifkan’ dan mendapatkan lebih banyak energi sepanjang hari. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_282" align="alignleft" width="300"] Dalam Pilkada Jatim sebenarnya yang menang adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. (DOK)[/caption] POSKOTA.CO – Terungkap. Mantan Ketua MK Akil Mochtar mengaku, pemenang dalam Pilkada Jatim sebenarnya adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. Putusan terhadap kemenangan Khofifah-Herman itu sudah diputuskan 7 hari sebelum amar putusan dibacakan MK pada 7 Oktober 2013. "Jadi keputusan MK itu sebenarnya sudah ada 7 hari sebelum amar putusan. Dan, itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah dan Pak Herman yang menang. Tapi ini tiba-tiba putusannya incumbent yang menang," kata kuasa hukum Akil, Otto Hasibuan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). Otto mengatakan, pada 2 Oktober 2013 Akil ditangkap KPK karena kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013. Padahal, amar putusan PHPU Jatim belum dibacakan, sementara dia adalah Ketua Panel PHPU tersebut. "Pak Akil Ketua Panel, putusan 7 hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi pasca ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana (KarSa) yang menang. Ini ada apa?" kata Otto. Sebelum ditangkap Akil, kata Otto pernah mengirim surat ke MK. Isinya meminta klarifikasi kepada para hakim konstitusi lain, kenapa putusan itu tiba-tiba berubah. "Jadi tadi Pak Akil minta kepada saya untuk menyurati MK, mengklarifikasi masalah tersebut," ucap dia. Dalam amar putusannya, MK memerkuat keputusan KPUD Jatim yang menetapkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk Provinsi Jatim periode 2013-2018. Akil Mochtar oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013 dan Pilkada Kabupaten Lebak, Banten 2013 di MK. KPK juga menyematkan status tersangka pada bekas politisi Partai Golkar itu dalam kasus dugaan pencucian uang yang diduga berasal dari uang suap. Kejaksaan Agung menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tindak pidana narkoba atas tersangka M. Akil Mochtar dari penyidik Badan Narkotika Nasional. Surat tersebut dibuat oleh penyidik BNN pada 20 November 2013 dan diterima oleh Kejaksaan Agung pada 22 November 2013. (djoko)