Djoko Waluyo 08/02/2015

kongposkota.co – Tuan rumah Piala Afrika Equatorial Guinea mengakhiri perjalanan mereka di turnamen itu dengan hasil kurang memuaskan, ketika mereka kalah adu penalti 2-4 setelah bermain imbang 0-0 melawan Republik Demokratik Kongo (DRC), dan gagal menduduki peringkat ketiga pada Sabtu.

Javier Balboa dan Raul Fabiani keduanya gagal memasukan sepakan penalti, sedangkan keempat eksekutor Republik Demokratik Kongo sukses menunaikan tugasnya, di mana Cedric Mongongu menjadi penendang penentu bagi kemenangan Kongo.

Meski sebagian penggemar menjauhkan diri dari pertandingan penentuan peringkat ketiga setelah terjadi kerusuhan penonton yang menandai kekalahan Equatorial Guinea di semifinal dari Ghana pada Kamis, masih banyak warga yang menyaksikan langsung pertandingan terakhir tuan rumah di turnamen ini.

Kedua semifinalis yang kalah ini memainkan pertandingan kurang menarik namun berlangsung sengit yang berakhir 0-0, dan hasil akhir harus ditentukan melalui adu penalti pertama pada Piala Afrika 2015.

Equatorial Guinea terlihat tampil lebih bersemangat pada babak pertama dan menikmati dukungan dari ribuan penggemarnya, yang mengingatkan dampak positif atas apa yang telah mereka raih di awal turnamen.

Bagaimanapun, helikopter polisi yang melingkari Estadio de Malabo membuat pertandingan playoff ini sedikit berbeda.

Upaya serangan kedua tim terbantu oleh penampilan kiper yang kurang meyakinkan pada fase awal pertandingan. Kiper Republik Demokratik Kongo Robert Kidiaba, yang memainkan pertandingan internasional terakhirnya, melakukan sejumlah kesalahan saat mengamankan gawang yang membuat para pemain bertahannya harus bekerja keras untuk mengamankan gawangnya.

Permainan berlangsung lebih terbuka setelah turun minum, di mana kedua tim berupaya mengambil inisiatif permainan dan merebut medali perunggu.

Dieumerci Mbokani dimasukkan saat turun minum untuk tim tamu namun ia menyia-nyiakan peluang bagus dengan penyelesaian yang buruk pada menit ke-52.

Guinea Equtorial memaksa Cedric Mongongu melakukan tekel penyelamatan pada menit ke-60, ketika Emilio Nsue berupaya mencetak gol, sedangkan Ruben Belima menyia-nyiakan peluang bagus untuk mereka pada menit ke-77.

Pertandingan kemudian harus ditentukan melalui adu penalti, dimana Equatorial Guinea tidak pernah bangkit dari kegagalan yang dilakukan oleh Javier Balboa, yang melepaskan sepakan melebar, dan Raul Fabiani, yang sepakan lemahnya dapat digagalkan Kidiaba.

Cedric Mabwati, Lema Mabidi, Chancel Mbemba, dan Mongongu sukses mengonversi penalti untuk Republik Demokratik Kongo, yang mendapatkan medali perunggu mereka setelah pertandingan.

Kedua semifinalis lainnya yakni Pantai Gading dan Ghana akan bertanding di babak Final di Bata pada Minggu.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*