admin 07/02/2014
Pesepak bola Persebaya Surabaya, Lestusen Manahati (25) berusaha melewati hadangan pesepak bola Mitra Kukar, Rafael Maitimo (8) dalam kompetisi sepak bola Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jatim, Sabtu (1/2). Persebaya Surabaya berhasil memenangkan pertandingan atas Mitra Kukar dengan skor 2-1. (ANTARA)
Indonesia tidak mengirimkan klub ke Liga Super ASEN perdana yang direncanakan tahun depan. (ANTARA)

POSKOTA.CO – PSSI memutuskan klub dari Indonesia tak dapat mengikuti perhelatan Liga Super ASEAN (ASL) perdana yang direncanakan bergulir tahun depan.

Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono menyatakan, keputusan itu diambil dengan pertimbangan jadwal kompetisi lokal yang sudah padat.

Pada konsepnya, jadwal ASL yang akan berbarengan dengan jadwal kompetisi dalam negeri justru akan menyulitkan klub.

“Dari konsep penjadwalan yang paralel atau bersamaan dengan kompetisi dalam negeri, itu bisa merugikan satu sama lain. Ini karena konsepnya bukan seperti Liga Champions, jadi benar-benar seperti liga reguler saja,“ kata Joko.

Bukan Indonesia saja yang menyatakan keberatan dengan sistem itu, Thailand juga tidak bakal mengirim klub. Sementara itu, negara dengan sepak bola kuat lainnya seperti Malaysia dan Vietnam amat mungkin tetap ikut serta.

Menurut rencana, kompetisi itu akan diikuti 16 klub dengan Thailand, Malaysia, Vietnam, Indonesia, dan Singapura mengirim dua klub. Sisanya berasal dari Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, Filipina, dan Myanmar masing-masing satu tim. (djok/ant)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*