oleh

Navratilova Jagokan Simona Halep Raih Juara di Rolland Garros

-Olahraga-42 views

POSKOTA . CO – Mantan penguasa tenis putri dunia,  Martina Navratilova,  meninjau  musim 2020 yang sudah berjalan menguntungkan bagi petenis peringkat dua dunia WTA Simona Halep (Rumania)  yang telah memenangkan dua turnamen terakhirnya di tanah liat untuk dapat meraih gelar di Grand Slam tanah liat  Perancis Terbuka di Rolland Garros.

Terlebih untuk pertama kali, Perancis Terbuka dimainkan di musim gugur dan dengan kondisi yang cenderung lebih dingin, lebih berat, dan lebih lambat daripada di musim semi. Semua faktor itu  akan menguntungkan Halep.

“Hari-hari yang dingin dan berat di Paris, akan sangat sulit bagi siapa pun untuk mendapatkan bola melewati Halep, yang bergerak dengan sangat baik di lapangan tanah liat. Pemain yang lebih menyerang, seperti Serena Williams (AS) atau Karolina Pliskova (Rep Ceko), tidak cocok dengan kondisi musim gugur itu, karena  servis keras dan pukulan groundstroke yang mereka lakukan tidak memiliki keuntungan. Mereka akan melakukan pukulan dengan harapan akan menjadi pemenang, dan bola akan tetap kembali,” tulis Navratilova seperti dimuat di  WTAtennis.com

Halep tidak pergi ke New York untuk  tampail di Grand Slam lapangan keras AS Terbuka. Ini membuatnya  jadi   segar. ” Dia juga tangguh dan percaya diri setelah memenangkan dua turnamen lapangan tanah liat di Praha dan Roma, memberinya kemenangan beruntun 10 pertandingan di permukaan,” jelas Navratilova.  “Kombinasi kesegaran, ketangguhan pertandingan, dan kepercayaan diri berarti dia berada tepat di tempat yang dia inginkan untuk pergi ke Perancis Terbuka.

Selain Halep, Victoria Azarenka (Belarusia) menjadi ‘kuda hitam’. Ia  patarung  paling tangguh sebelum turnamen, setelah melaju ke final AS Terbuka. ” Hanya dua minggu kemudian, dia bermain di permukaan yang berbeda di sisi lain Atlantik, tapi saya pikir dia akan baik-baik saja dengan transisi dari keras ke tanah liat,” sebut Navratilova. “Meskipun tanah liat bukanlah permukaan terbaik Azarenka, dia tumbuh di atasnya dan sangat nyaman. Kami melihat itu dengan tenisnya di Roma, di mana dia mencapai perempat final setelah terbang dari New York. Azarenka berkembang pesat dalam tekanan. Setelah menunggu tujuh tahun di antara final Grand Slam, Azarenka ingin kembali lagi beberapa minggu kemudian.

Dari semua pemain dalam undian, Halep dan Azarenka berada di posisi terbaik untuk merebut gelar Perancis Terbuka yang akan mengawali pertandingan awal pekan depan. ” Saya akan memasukkan Naomi Osaka dalam grup itu, tetapi dia tidak bermain karena cedera,” jelas Navratilova. “Di tanah liat yang lebih lambat dan lebih berat, Halep  menjadi favorit,” sambungnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *