oleh

Jelang Piala Dunia U-20 2021, Kemenpora Siap Munculkan EO Kelas Internasional

POSKOTA.CO – Indonesia bakal menjadi tuan rumah perhelatan akbar, Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Sukses penyelenggaran setiap event olahraga, tidak terlepas dari peran Event Organizer (EO).

pasalnya, management Event dapat didefinisikan sebagai pengorganisiran sebuah event yang dikelola secara professional, sistematis, efisien dan efektif yang kegiatannya meliputi dari konsep (perencanaan) sampai dengan pelaksanaan hingga pengawasan. Berangkat dari situ, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan Webinar dengan tema Management Event Olahraga meningkatkan Energi Produktifitas dan Kreatifitas Pemuda.

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui zoom dan juga live youtube. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menyatakan, kegiatan olahraga saat ini sudah sangat berbeda dengan waktu sebelumnya. “Kegiatan olahraga tidak bisa lagi lepas dari pengelolaan atau EO. Demikian juga kepemudaan,” paparnya, Kamis (1/10/2020).

Ia menambahkan, kegiatan olahraga dan kepemudaan sudah tidak bisa lagi dikerjakan secara asal. Banyak kegiatan besar yang akan diselenggarakan ke depan. Maka harus dipersiapkan bagaimana manajemen bagi pemuda dan olahraga. Zainudin mencontohkan ketika Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Saat itu, Kemenpora menjadi leading sector.

Fakta tersebut menjadi contoh yang seharusnya menjadi peluang bagi pemduda Indonesia mempersiapakna diri untuk mengelola event -event di bidang kepemudaan dan keolahragaan. Zainudin melanjutkan, banyak kegiatan kelas internasional yang bakal diselengarakan di Indonesia tahun depan. Seperti Piala Dunia U-20 . Karena itu, butuh kemampuan yang mumpuni untuk menjadi EO.

”Kalau tidak siap maka pasar ini akan menjadi makanan orang yang datang dari luar. Indonesia yang memiliki rakyat lebih dari 250 juta seharusnya bisa bersaing. Jangan sampai hanya jadi penonton karena tidak siap. Oleh sebab itu, program yang dilakukan di deputi kepemudaan ini tepat. Keterampilan memanajemen olahraga ini adalah keniscayaan yang tidak mungkin lagi bisa dihindari,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menyatakan, dalam proses merencanakan event perlu melakukan penelitian awal mengenai kelayakan dari suatu event. Termasuk di dalamnya mengenai kebutuhan anggaran yang besar dan minat dari masyarakat terhadap event tersebut, sesuai target konsumen dari event yang digelar dan mampu berinteraksi dengan audience serta harus bisa menciptakan experience yang berbasis kreatifitas, inovasi dan original.

Faisal menambahkan, management Event Olahraga harus memiliki fanatisme fans, pasar paling potensial, banyak stake holders maupun sponshorship yang relatif mudah digandeng untuk membantu pangsa pasar yang luas. Baik bagi peserta maupun penonton. (ra/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *