TABRAK PEMBATAS JALAN, TRUK TANGKI BAWA SEMEN TERBALIK DI TOL PALIKANCI – Poskota.co

TABRAK PEMBATAS JALAN, TRUK TANGKI BAWA SEMEN TERBALIK DI TOL PALIKANCI

POSKOTA.CO – Naas bagi Sahlan (51), sang pengemudi truk tangki Semen Tiga Roda yang bersama kendaraan yang dikemudikannya terjungkal setelah menabrak pembatas jalan.

Untungnya peristiwa kecelakaan yang terjadi Sabtu (22/10) sekitar pukul 02.30 WIB tersebut tidak membawa korban, Sahlan hanya mengalami sok mental, dan kini bangkai kendaraan hanya terbujur dengan posisi ban roda berada di atas.

Truk tangki pembawa semen terjungkal di Tol Palikanci, Sabtu (22/10) sekitar pukul 02.30, yang dikemudikan Sahlan (duduk).
Truk tangki pembawa semen terjungkal di Tol Palikanci, Sabtu (22/10) sekitar pukul 02.30, yang dikemudikan Sahlan (duduk).

Warga Jawa Tengah ini mengaku, kejadian tersebut berlangsung cepat saat dirinya mengantuk. Tiba-tiba mobil oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan, dari benturan keras ini sang pengemudi baru sadar, namun terlambat mobil yang dikemudikannya langsung terjungkal dan terbalik di sisi tol.

“Ya saya ngantuk mas, mungkin ini sudah musibah, sekarang lagi menunggu pihak Jasa Marga dan mobil derek untuk memproses kendaraan yang terbalik dan saya alhamdulillah tidak apa-apa,” terang Sahlan, Sabtu (22/10).

Menurut Sahlan, ia hanya seorang diri membawa truk tangki pembawa Semen Tiga Roda yang diambil dari pabrik Semen Tiga Roda Cirebon, tujuannya untuk di bawa ke daerah Yogyakarta, Jawa Tengah. Namun naas kendaraan bernomor polisi N 8948 UC ini menemui musibah dan terbalik di Tol Palikanci persis di bawah jembatan tol (fly over) Talun, Kabupaten Cireon.

Dari peristiwa ini dilaporkan tidak terdapat korban jiwa. Namun pengmudi sok mental serta perusahaan mengalami kerugian yang tidak sedikit. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2327" align="alignleft" width="300"] Ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi menerima sembilan laporan penerimaan gratifikasi berupa pemutar musik elektronik Ipod Shuffle yang diterima saat resepsi pernikahan anak Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. "Sudah ada sembilan orang yang melaporkan Ipod kepada KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Jumat (21/3). Sembilan orang yang melaporkan penerimaan itu adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Ratiyono, satu orang hakim Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Made Rawa Aryawan, dua orang hakim Mahkamah Agung, satu orang pejabat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, satu pejabat Komisi Yudisial dan dua orang pejabat dari Ombudsman. "Laporan ini akan kita analisa dan klarifikasi," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono. Sebelumnya, Ketua Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) cabang Mahkamah Agung Gayus Lumbuun saat datang ke KPK bersama empat hakim agung lain pada Kamis (19/3) mengatakan bahwa para hakim akan melaporkan pemberian tersebut ke KPK. "Kami akan mempersiapkan surat laporan dari IKAHI cabang MA karena penerima iPod sebagian besar adalah hakim-hakim di MA, hakim agung dan hakim-hakim yang ditugaskan di lingkungan MA," kata Gayus, Kamis (19/3). Gayus juga menyerahkan contoh iPod yang akan dinilai KPK. "Menurut hitungan kami, data yang kami miliki (harganya) di bawah Rp500 ribu, jadi kami berpandangan ini bukan gratifikasi yang dilarang, tapi kami menyerahkan pada KPK untuk menilai, oleh karena itu yang kami urus adalah hakim-hakim yang menerima," ujar Gayus.