Djoko Waluyo 25/02/2014
TRUK KONTENER
TRUK KONTENER

POSKOTA.CO – Berkedok sebagai sopir ‘tembak’ kelompok penjahat membawa kabur kontainer berisi kain untuk dieskpor ke negara Jepang.
Ironisnya kain senilai Rp 1 miliar, malah dijual Rp 75 juta kepada seorang penadah barang-barang bekas bernama Qodri di kawasan Tangerang, Banten.

Penyidik Sub Direktorat Reserse Mobile(Subdit Resmob) Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya mencokok tiga tersangka yaitu:
o. Azis Rohman(sopir tembak),
o. Syaiful Al Bantani( perencanaan),
o. Mohammad Ali( pencari muatan)
o. Qodri penadah hasil kejahatan masih buron.

PT. TOKAI

Kanit V Resmob Kompol Handik Susuain kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa(25/2) mengungkapkan,
kasus ini terungkap atas laporan dari PT Tokai Texprint Indonesia, pada 16 Desember 2013.

Dalam laporan itu, PT Tokai Texprint Indonesia mengaku kehilangan satu kontainer berisi kain yang akan di eskpor ke Jepang.
Rupanya barang-barang tersebut tidak dibawa ke Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, dibelokan ke penadah di Tangerang.

KRONOLOGI

Kronologi kejadian, PT PT Tokai Texprint Indonesia bekerjasama dengan PT Lucky Express dalam bidang penyewaan angkutan.
Saat itu armada PT Lucky Express kurang. Kemudian, PT Lucky Express menyewa jasa angkutan kepada CV Berkah Abadi Makmur.

Manajemen CV Berkah Abadi Makmur menyanggupi permintaan tersebut, namun, kekurangan sopir, hingga memakai tenaga sopir Azis Rohman, yang sudah dikenal oleh kalangan sopir. Rupanya mereka berkeliaran di daerah itu hanya untuk mencari mangsa.

TEMBAK BETIS

Selanjutnya, dua tersangka lainnya Mohammad Ali dan Syaiful Al Bantani ditangkap di kawasan Bitung, Tangerang.
Dalam penangkapan tersangka Syaiful Al Bantani, petugas menembak betis kaki kiri karena mencoba kabur ketika akan dilakukan penangkapan.
Dari tangan ketiga tersabngka, polisi menyita barang bukti tiga lembar sampel kain dan tiga buah handphone.(sapuji)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*