Djoko Waluyo 03/03/2014
Sindikat pembobol ATM dok
Sindikat pembobol ATM dok

POSKOTA.CO – Penyidik Ekonomi dan Khusus, Bareskirm Polri mencokok sejumlah warga negara Malaysia, karena diduga terlibat pembobolan anjungan tunai mandiri(ATM) yang terjadi disejumlah lokasi di Tanah Air seperti Batam, Bandung dan Jakarta.

“ Kita masih memeriksa para tersangka,” kata Direktur Ekonomi dan Khusus Polri Brigjen Pol Drs Arief Sulistyanto yang didampingi Kasubdit Cyber Crime, Kombes Pol Rahmat Wibowo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/3).

Dikatakannya, penyidik berhasil mengidentifikasi tersangka berjumlah 21 orang yang terdiri dari 18 laki-laki dewasa, 2 perempuan serta 1 anak.

“Kami telah koordinasi di imigrasi. Diidentifikasi pelaku ada 21 orang terdiri dari 18 laki-laki dewasa, 2 perempuan dan 1 anak. Anak ini masuk ke dalam kelompok pencurian itu” ujar Arief.

Dari jumlah tersebut, lanjut Arief polisi baru mengamankan 6 tersangka.Ke enam tersangka berinsial Khor Chee Sean (26), Saw Hong Woo (27), Teon Chen Peng (26), Lee Chee Kheng (31), Ong Lung Win (24), Ooi Choo Au (42).Polri berkerja sama dengan Dirjen Imigrasi untuk menangkal para pelaku kabur ke luar Indonesia.

Menurut Arief dalam aksinya, para pelaku menggandakan data melalui skimmer pada kamera yang berada di ATM. Setidaknya sudah 112 nasabah yang menjadi korban pembobolan. “Data yang mereka miliki kemudian diduplikat dalam kartu baru. Kartu baru ini sebenarnya ATM bekas atau kadaluarasa untuk diisi data baru,” tuturnya.(sapuji)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*