SEORANG AKPOL LULUSAN 2012 BUNUH DIRI – Poskota.co

SEORANG AKPOL LULUSAN 2012 BUNUH DIRI

M-Syahrir121POSKOTA.CO – Kanit Resmob Polresta Bandar Lampung, Iptu M.Syahir Perdana Lubis, Sabtu (6/2) sore ditemukan tewas di rumah dinasnya. Hingga Minggu motif kematian perwira lulusan Akpol 2012 itu masih dalam penyelidikan. Apakah perwira muda tersebut menghabisi nyawanya sendiri menggunakan senjata api atau ada hal lain.

Sebelum ditemukan meninggal, perwira yang juga menjabat Kanit Tipikor itu kerap mengeluh sakit lambung yang tak kunjung sembuh. “Apakah bunuh diri atau ada penyebab lain, masih dalam penyelidikan,” ungkap Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, Minggu (7/2).

Dari olah TKP di tempat kejadian, sambung Sulis, Kanit Tipikor Polresta Bandar Lampung itu mengalami luka tembak di sebelah kanan kepalanya tembus sampai belakang, dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk di visum dibagian luar dari pukul 16.30 Wib sampai 17.00 Wib selesai.

Sulis mengatakan, ada luka tembak di bagian kepala Syahir. “Ada luka tembak di kepala bagian kanan tembus belakang,” ujar Sulis, Sabtu (6/2/2016). Syahir ditemukan tewas di rumah dinasnya di samping markas Polresta Bandar Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.