Djoko Waluyo 18/03/2014
Seorang simpatisan PDIP Perjuangan memasang foto Jokowi di sebuah rumah yang dijadikan posko pemenangan Jokowi sebagai Presiden di Tajinan, Malang, Jawa Timur
Seorang simpatisan PDIP Perjuangan memasang foto Jokowi di sebuah rumah yang dijadikan posko pemenangan Jokowi sebagai Presiden di Tajinan, Malang, Jawa Timur

POSKOTA.CO – Semua kader dan simpatisan PDI Perjuangan otomatis mengamankan Mandat Bunda Mega (MBM) yang menetapkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.

Politisi Muda PDI Perjuangan Fahmi Habsyi mengingatkan, mandat tersebut mencakup memenangkan PDIP dalam pemilu legislatif, Jokowi dalam Pilpres dan melawan kecurangan pemilu untuk mencapai kemenangan besar dan menjalankan ajaran Trisakti Bung Karno yaitu berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.

Fahmi menekankan, ancaman dan tantangan terbesarnya PDIP bukan lagi Pro Jokowi atau Pro Mega, tetapi upaya-upaya kecurangan pemilu dalam “operasi-operasi siluman” yang memakan demokrasi bangsa ini dan berbahaya bagi ketahanan nasional di masa datang.

Untuk itu, mantan aktivis UI 98 ini meminta para kader PDIP di pusat atau daerah harus “tegak lurus” dan tidak boleh setengah hati mengamankan Mandat Bu Mega, jika tidak maka dikategorikan “kader tegak miring “.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*