Djoko Waluyo 08/02/2015

malak adadilindonesia.com – Polda Metro Jaya menyatakan satu dari tiga begal motor yang diringkus petugas Polres Depok mempergunakan hasil kejahatan untuk biaya sekolah. Kepada penyidik mengungkapkan, sebelum jadi begal motor belajar memalak para remaja yang suka nongkrong di jalanan atau mall.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus di Mapolda Metro Jaya, Minggu (8/2/2015) mengungkapkan, mereka mengaku kalau uang untuk membayar SPP dari orangtuanya dipakai foya-foya sehingga salah satu pelaku ikut melakukan kejahatan guna mengganti uang yang dipakai.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Polres Depok membekuk tiga begal motor berinisial IS,18, ADP,18, dan S,17. Sepeda motor hasil rampasan tersebut dijual kepada salah seorang berinisial D yang sudah memesan.

Dalam beraksi pelaku biasanya mencari sepeda motor yang masih baru. Karena hal tersebut sesuai permintaan dari D. “Mereka sudah dipesan untuk ambil sepeda motor tahun 2013 ke atas, supaya bisa dijual dengan cepat.”

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*