Djoko Waluyo 07/03/2014

7disetrum aPOSKOTA.CO – Hafid mengaku menyetrum Ade Sara Angelina, mantan pacarnya dengan alat penyetrum karena tetap menolak diajak bersatu kembali. “Saya strom di mobil Pak,” aku pria berkacamata pada polisi. Anak tunggal pasangan Sutoro dan Elisabeth itu disetrum selama 3 menit oleh Hafid. Ikut terlibat dalam pembunuahn Assifa Ramadhani, pacar baru Hafid.
Angelina, sempat menggigit tangan Hafid hingga terluka saat merasakan sakit distroom. “Luka gigitan masih membekas,” ungkap Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Bekasi Kota Kompol Nuredy Irwansyah di Bekasi, Jumat.
Meski dicekik dan distrom Angelina belum meninggal. Dalam keadaan tak berdaya dibawa berputar-putar di jalan tol.
Dalam perjalanan, Assifa memasukkan tisu ke dalam mulut Sara. “Setelah tiba di Kemayoran dekat Apartemen ITC Kemayoran diketahui korban sudah meninggal,” sambung Nuredy.
Hafid dan Sifa langsung masuk ke dalam tol menuju arah Bekasi, dan membuang jasad Angelina di dalam tol Cikunir. Setelah membuang jasad Sara, keduanya langsung pulang ke rumah di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur dan membersihkan barang-barang yang tersisa di dalam mobil.
Dalam kasus ini, kata Kombes Rikwanto Kabid Humas Polda Metro Jaya, Assyifa merupakan perantara pertemuan antara Hafitd dan Sara. Mereka sepakat bertemu di Gondangdia.
“Assyifa jadi perantara. Mereka ketemu di Gondangdia. Lalu Assyifa mengajak Sara masuk mobil. Ternyata di dalam mobil telah ada Hafiz,” kata Rikwanto.
Hafitd dan Sifa kini dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, atau hukuman mati.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*