Djoko Waluyo 11/05/2014
Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Ribuan kendaraan baru di Kota Baturaja belum memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana mestinya, sehingga diganti dengan pelat terbuat dari kardus.

“Untuk sementara waktu sambil menunggu pasokan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) karena sekarang dalam proses pembuatan, pemilik kendaraan baru dibolehkan menggunakan pelat yang terbuat dari kardus,” kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Mulyadi di Baturaja, Minggu.

Menurut dia, yang terpenting status kendaraan harus jelas dan bukan hasil curian atau bentuk kejahatan lainnya. Pemasangan kardus sebagai pelat sementara itu, berlaku untuk semua jenis kendaraan bermotor baik roda dua, empat dan roda enam.

Dijelaskan Kapolres, hal tersebut merupakan solusi terkait keluhan sejumlah masyarakat mengenai keterlambatan proses pembuatan TNKB terjadi di seluruh Indonesia yang terkendala tender dari pusat.

“Keterlambatan ini karena masalah tander di pusat dari Mabes Polri. Jadi kita hanya bisa menunggu diselesaikan proses pembuatan,” ungkapnya.

Dikemukakannya, jumlah tunggakan khusus untuk wilayah OKU Induk dan OKU Selatan saat ini mencapai lebih dari 10 ribu unit TNKB masih diproses pembuatannya di pusat.

Dari jumlah tersebut, kata Kapolres, terbanyak merupakan proses pembuatan TNKB untuk roda doa karena kebutuhan saat ini membludak mencapai lima ribu unit sejak Oktober 2013.

“Dalam satu bulan saja transaksi pembelian kendaraan roda dua di OKU mencapai 400 unit dan mewajibkan Samsat mengeluarkan TNKB sebanyak itu,” tegasnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*