PRIA TEWAS LOMPAT DARI LANTAI DELAPAN PASAR – Poskota.co

PRIA TEWAS LOMPAT DARI LANTAI DELAPAN PASAR

ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Seorang pria berinisial S (51 tahun) tewas bunuh diri setelah meloncat dari lantai delapan gedung pusat perbelanjaan Pasar Baru Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu sekitar pukul 08.30 WIB.

“Menurut keterangan saksi bernama Azis, awalnya terdengar suara seperti ada yang terjatuh di halaman depan Pasar Baru. Ketika dicek beserta rekan keamanan yang lain ternyata ada seorang laki-laki dalam posisi telungkup di sana,” kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana, ketika dihubungi di Bandung, Sabtu.

Ia menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh Tim Inafis bahwa tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh pria tersebut.

“Sekitar pukul 09.45 WIB, korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan menggunakan ambulance milik PMI Kota Bandung untuk dilakukan visum,” katanya.

Selajutnya, kata dia, kejadian bunuh diri tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsekta Andir Kota Bandung guna penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pria S (51 tahun), diketahui tercatat sebagai warga Kampung Astaraja RT05/01 Desa Jagabaya Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan seorang anggota TNI AD.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat ini  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)