Djoko Waluyo 22/03/2014
Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan

POSKOTA.CO – Polisi diharapkan bisa membongkar aktor intelektual
Penganiayaan Eko Sugiono,42, panitia pengawas lapangan (PPL) Desa Paliat, Kecamatan Kepulauan Sapekan.

“Kami berharap polisi tidak hanya memeriksa pelaku penganiayaan, tetapi juga membongkor aktor intelektual di balik kasus penganiayaan itu,” kata Ketua Panwaslu Sumenep, Zamrud Khan, Sabtu malam.

Panwaslu berkepentingan agar polisi membongkar aktor intelektual dalam kasus penganiyaan yang menimpa anggota pengawas lapangan agar permasalah kasus kekerasan itu menjadi jelas dan tuntas.

Eko Sugiono, mengalami luka serius, sehingga terpaksa dilarikan ke puskesmas setempat.

Kasus penganiayaan terhadap anggota PPL di Desa Paliat itu berawal saat ada kegiatan kampanye yang digelar oleh salah seorang calon legislatif berinisial BA dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Korban bersama dua orang temannya masing-masing Ismail dan Wardani kala itu hendak melakukan pengawasan aktivitas kampanye caleg PBB itu, namun diusir oleh tim caleg tersebut.

Korban juga dipukuli oleh tim caleg itu, sedangkan dua orang temannya dipegang oleh tim lainnya, sehingga tidak bisa membantu korban.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*