Djoko Waluyo 16/04/2014
Ilustrasi, caleg ngamuk diamankan
Ilustrasi, caleg ngamuk diamankan

POSKOTA.CO – Masyarakat Karawang desak polisi menangkap dan menyeret calon legislatif (caleg) Gerindra yang mengamuk dan merusak kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bersama pendukungnya dan warung disekitar kantor PPK Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Selasa (15/4/2014).

“Itu caleg harusnya ditangkap saja, sudah membuat kekacauan dan merusak kantor PPK, polisi segera menankapnya karena selain melakukan perusakan kantor PPk, massa caleg itu juga merusak warung dekat kantor PPK,” kata Yahya salah seorang warga disekitar kantor PPK yang melihat langsung amuk caleg bersama massa itu.

Sampai malam ini lanjut Yahya, banyak sms ancaman pembunuhan yang diterima warga Karawang.

“Polisi segera bertindak tegas menangkap pelaku caleg itu, apalagi malam ini sms ancaman pembunuhan bertebaran. Kami tidak tahu siapa yang membuatnya, namun hal ini patut diduga kuat dilakukan oleh caleg itu bersama massanya,” tutur Yahya.

Seperti diberitakan Transindonesia.co, caleg Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Dua, Enin Saputra itu mendatangi kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bersama pendukungnya sambil marah-marah hingga merusak kantor PPK.

“Saya heran, kenapa perolehan suara saya hilang. Tidak tanggung-tanggung, hilangnya sampai 1.600 suara. Saya curiga kalau ada permainan pengambilan suara untuk kemenangan caleg lain,” katanya di Karawang, Selasa (15/4/2014).

Dia mengatakan, sesuai dengan laporan saksi yang disebar di seluruh Tempat Pemungutan Suara sekitar Daerah Pemilihan-nya, perolehan suara yang diperoleh mencapai 2.503 suara. Tetapi, yang tercantum dalam formulir C-I hanya 1.092 suara.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*