harmono 22/05/2014

POSKOTA.CO –unggung Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono meminta polisi lalu lintas (polantas) untuk berjiwa penolong dan bersikap simpatik dalam menindak pengendara kendaraan bermotor dalam operasi bersandi “Operasi Simpatik Semeru 2014” pada 19 Mei hingga 8 Juni.

“Menjelang Hari Bhayangkara pada 1 Juli, banyak sorotan terhadap polisi yang timbul akibat penyalahgunaan wewenang, karena itu polisi lalu lintas sebagai aparat kepolisian di lapangan harus bersikap simpatik dan berjiwa penolong dalam tugasnya,” katanya di Surabaya, Senin.

Saat memimpin apel gelar pasukan “Operasi Simpatik Semeru 2014” di lapangan Mapolda Jatim, ia menjelaskan polisi lalu lintas yang menjalankan operasi simpatik selama 21 hari itu hendaknya bersikap selektif dalam melakukan tilang.

“Tujuan operasi simpatik itu untuk terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar) menjelang Pilpres, Hari Bhayangkara, dan Hari Raya Idul Fitri, karena itu tilang itu hendaknya dilakukan pada pelanggaran yang berakibat fatal,” katanya.

Selain itu, polisi lalu lintas juga harus bersikap sopan dan tegas serta banyak menebar senyum dan sapa. “Karena itu, sosialisasikan kamseltibcar melalui pemolisian masyarakat, goes to campus, safety riding, patroli, gelar pasukan pada jam-jam sibuk, dan sebagainya,” katanya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*