harmono 12/11/2016

POSKOTA.CO – Indonesia Traffic Watch (ITW) menilai ketiga pasangan calon Gubernur DKI belum menunjukkan kepedulian bahkan pemahamannya tentang lalu lintas Ibukota Jakarta.Sehingga belum ada indikasi akan terwujudnya keamanan,keselamatan,ketertiban,kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas di Ibukota Jakarta.
“Padahal masalah kemacetan lalu lintas merupakan prioritas utama yang harus diatasi.Sebab kemacetan sudah mengganggu aktifitas dan kreatifitas masyarakat, bahkan menimbulkan kerugian materi yang sangat besar akibat pemborosan penggunaan bahan bakar,”kata Ketua Presidium ITW,Edison Siahaan,Sabtu (12/11).
Menurutnya, lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan sekaligus cermin budaya dan potret modrenitas sebuah bangsa.Sehingga masyarakat yang sejahtera,makmur, pasti berada dalam Negara yang pemerintahannya sudah mampu mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas.
“Sulit mewujudkan kesejahteraan masyarakat, jika pemerintahnya tidak mampu mewujudkan Kamseltibcar,”tegas Edison. Dia juga menambahkan, Kamseltibcar akan terwujud apabila disertai dengan upaya untuk meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas masyarakatnya.
Edison mengingatkan, Kamseltibcar sulit terwujud, apabila hanya melakukan pembangunan pisik maupun teknologi lalu lintas. Kecanggihan teknologi lalu lintas menjadi tidak berarti,apabila masyarakatnya belum memahami dan menjadikan ketertiban serta keselamatan lalu lintas sebagai kebutuhan yang wajib dilaksanakan.
Artinya,kata Edison, beberapa tahun ke depan kondisi lalu lintas dan angkutan transportasi umum di ibukota Jakarta masih tetap menjadi permasalahan serius. Karena pasangan cagub terpilih, akan melakukan upaya yang serupa dengan pemerintahan sebelumnya.
Edison berharap, masyarakat Ibukota Jakarta lebih cerdas memilih pemimpin yang memiliki kemampuan dan keberanian untuk mengatasi kemacetan agar tidak menjadi momok menakutkan. Sebaiknya, masyarakat memilih pasangan calon yang bersedia menandatangani pernyataan akan mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas.O

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :