Djoko Waluyo 04/04/2014
Eugenie Bouchard
Eugenie Bouchard

POSKOTA.CO – Pemain bintang dari Kanada Eugenie Bouchard mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia Venus Williams 7-6 (8/6), 2-6, 6-4, Kamis, dan maju ke putaran perempat final turnamen tenis Piala Family Circle di Charlestone, Amerika Serikat.

Bouchard, semifinalis Australia Terbuka yang menempati peringkat keenam pada turnamen lapangan tanah liat WTA itu, mengamankan dua poin pada “tiebreaker” set pertama dan sempat kecolongan pada setiga sampai akhirnya memenangi laga.

Pada putaran berikutnya, ia akan bertemu dengan unggulan kedua dari Serbia Jelena Jankovic atau pemain dari Kroasia Ajla Tomljanovic.

Venus Williams menyusul adiknya, pemain nomor satu dunia dan unggulan utama Serena Williams, keluar dari turnamen itu.

Serena kandas pada laga pembukanya ketika melawan petenis dari Slowakia Jana Cepelova, yang selanjutnya menang 7-6 (7/4), 3-6, 6-3 atas unggulan ke-13 dari Rusia Elena Vesnina.

Cepelova selanjutnya akan bertemu dengan rekannya dari Slowakia Daniela Hantuchova pada pertandingan perempat final. Hantuchova mengalahkan pemain dari Brazil Teliana Pereira 6-2, 6-3.

Venus Williams, yang memenangi gelar di Charleston pada 2004, ditahan dua “set points” 4-6 ketika terjadi “tiebreaker”, tetapi petenis berusia 20 tahun Bouchard memenangi empat poin berikutnya dalam memenangi laga itu.

Venus, bangkit lagi pada lanjutan permainan di set kedua, dan mematikan servis lawannya untuk memimpin 2-1 pada set ketiga, tetapi kesalahannya menyebabkan Bouchard bangkit lagi dan petenis Kanada itu mematikan servisnya pada game terakhir untuk memenangi permainan.

“Pada set kedua ia mengawali permainan dengan bagus dan saya kewalahan mengembalikan pukulannya,” kata Bouchard. “Tapi saya tetap bertahan dan berjuang.” Unggulan ketiga Sara Errani dari Italia maju ke putaran berikutnya setelah menang 7-6 (8/6), 7-6 (7/5) atas pemain dari Tiongkok, Peng Shuai.

Peng meraih angka “set point” pada tiap set, namun ia tidak berhasil memenuhi harapannya.

“Pertandingan berat dan susah dipercaya,” ungkap Errani. “Semua perolehan angka kami amat ketat.”

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*