Djoko Waluyo 01/04/2014
Salah satu korban pembunuhan -dok-
Salah satu korban pembunuhan -dok-

POSKOTA.CO – Angka pembunuhan dan perkosaan terhadap perempuan di Jabodetabek, terus meningkat. Tragisnya, para perempuan yang dibunuh tersebut dibuang begitu saja di jalanan, catatan IPW ada 11 kasus.

Data yang dihimpun Ind Police Watch (IPW) mengungkapkan, dari Januari hingga Maret 2014, ada 17 perempuan dibunuh di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Perinciannya, Januari ada lima perempuan yang dibunuh, Februari ada dua, dan Maret meningkat menjadi 10 perempuan yang dibunuh. Daerah paling rawan bagi perempuan adalah Bekasi, ada 6 wanita dibunuh, Tangerang 3, Depok 2, Jakpus 2, Jakut 1, Jakbar 1, Jaksel 1, dan Jaktim 1 orang.

“Usia wanita yang dibunuh rata-rata sangat muda. Usia 14 sampai 25 ada 12 orang yang terbunuh dan usia 30 sampai 51 ada 5 orang,” kata Ketua Presidium Ind Police Watch Neta S Pane, Senin (31/3/2014).

Dari 17 kasus pembunuhan terhadap wanita itu 14 di antaranya dilakukan orang dekat korban, di antaranya suami, pacar, mantan pacar, kenalan, tetangga, keponakan, dan karyawan korban.

“Sepertinya para wanita di ibukota perlu lebih berhati-hati. Jika janjian dengan seseorang sebaiknya jangan datang sendiri. Sebab sebagian kasus pembunuhan itu terjadi setelah korban janjian ketemu dengan pelaku,” papar Neta.

Motif pembunuhan dikarenakan faktor yang berbeda-beda. Mulai dari masalah ekonomi hingga cemburu buta. “Tapi umumnya disebabkan hal sepele yang tidak masuk akal, yakni diputus cinta dan menolak diajak kencan.

Polda Metro Jaya perlu bekerja lebih keras lagi untuk mengungkap kasus ini. Sebab dari 17 kasus pembunuhan terhadap perempuan 9 di antaranya belum terungkap dan pelakunya masih bebas berkeliaran. Selain itu ada empat korban tidak bisa dikenali karena tanpa identitas,” katanya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*