Djoko Waluyo 03/04/2014
Dua Rampok sadis
Dua Rampok sadis

POSKOTA.CO – Dua perampok yang  tega membunuh dua balita anak keluarga Sugeng Wiyono, warga Jalan Mulawarman, Tembalang, Semarang, Ahmad Musa,28,  akhirnya diganjar  hukuman seumur  dan Abdur Rohman,32, diganjar 20 tahun penjara, Kamis (3/4).

Hukuman  dibacakan Hakim Ketua Bambang Setyanto itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta dua terdakwa dihukum mati. Hakim menyatakan kedua terdakwa bersalah melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang menyebabkan meninggalnya seseorang.

Adapun pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman, perbuatan terdakwa telah menghilangkan nyawa dua orang anak, yakni Kanaya Nadine Aulia Zahrani Wiyana,2, dan Keanu Riefky Antasena Wiyono,1.

Selain itu, perbuatan itu juga menyebabkan duka keluarga korban yang berkepanjangan. “Terdakwa Musa dinilai sadis dan tidak berperikemanusiaan,” tambahnya.

Perbuatan terdakwa Musa yang menghabisi nyawa dua balita tersebut dengan menggunakan linggis menjadi salah satu pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman lebih berat. Dari hasil persidangan, hakim menyatakan terdakwa Musa yang memiliki ide untuk merampok hingga membunuh dua balita tersebut.

Adapun terdakwa Abdur Rohman tidak melihat dan tidak mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut. “Oleh karena itu hukuman antara terdakwa pertama dan kedua harus dibedakan,” katanya.

Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa bersama penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir.

Terpisah, orang tua kedua balita korban pembunuhan, Sugeng Wiyono, mengaku tidak puas dengan vonis hakim tersebut. Dia meminta jaksa mengajukan banding atas vonis tersebut.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*