Djoko Waluyo 12/02/2014
Kadishub DKI Udar Pristono dicopot. (DOK)
Kadishub DKI Udar Pristono dicopot. (DOK)

POSKOTA.CO – Orang jatuh bukan karena batu, tapi kerikil. Itulah pepatah yang sering terabaikan. Gara-gara laporan asal bapak senang Transjakarta baru tapi karatan, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, dicopot dari jabatannya.

Tak hanya Udar yang dicopot, tapi ada 7 kepala dinas yang dicopot bersamaan. Serah terima jabatan 7 Kepala Dinas itu dilakukan di Balaikota DKI jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.
Serah terima dipimpin langsung Jokowi, gubernur DKI.

Ketujuh pejabat yang diganti mendadak itu masing-masing:
o. Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono,
o. Kepala Dinas Kebersihan Unu Nurdin,
o. Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto,
o. Kepala Dinas Peternakan dan Kelautan Ipih Ruyani,
o. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sugiyanta,
o. Kepala Dinas Sosial Kian Kelana,
o. Kepala Dinas Energi dan Perindustrian Andi Baso,

KASUS KARATAN
Tiga nama pertama dikait-kaitkan sejumlah masalah, seperti 15 bus baru Transjakarta yang rusak dan karatan, 200 truk sampah yang tidak diajukan kepada DPRD DKI, serta adanya dugaan kecurangan dalam lelang jabatan Kepala Sekolah.

Sebelum memulai pelantikan Jokowi mengatakan, sebelum Saudara-saudara disumpah, saya ingin bertanya terlebih dahulu. Apakah Saudara bersedia diberi sumpah. Perlu diketahui sumpah ini disaksikan hadirin juga oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Posisi Kepala Dinas Perhubungan sekarang dijabat oleh Muhammad Akbar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Kepala Dinas Kebersihan dijabat Ediningtyas yang sebelumnya menjabat Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang, dan Kepala Dinas Pendidikan dijabat oleh Lasro Marbun yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala).

TIGA ALASAN
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi DKI dijabat Agus Bambang S yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Peternakan, Kepala Dinas Sosial dijabat Masrokhan, Kepala Dinas Energi dan Perindustrian dijabat Moch Haris Pindratno.

Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) DKI I Made Karmayoga mengungkapkan ada 3 alasan mutasi ini. Pertama, untuk pencapaian kinerja yang lebih baik dari sebelumnya.

Kedua, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan bahwa penyegaran dan rotasi memberikan nilai tambah bagi organisasi. “Ketiga, ada juga yang sifatnya regenerasi dan kaderisasi, jadi tampil yang muda-muda,” ujar Made. djoko

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*