taher 07/08/2016
ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Provokator dan teroris tepuk tangan melihat sesama aparat bentrok. “Semua ini harus diselesaikan dan masing-masing menahan diri,” pinta Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Anton Charliyan, Minggu(7/8). Jangan sampai para bandar, begal menari mengetahui dua korps bentrok. “Cukup jangan tambah memperkeruh situasi,” tandasnya.

Anton berharap kalau ada kesalahan harus diselesaikan secara hukum, jangan pribadi-pribadi, semalam saya temui anggota saya, saya katakan jangan ada bergerak lagi, kalau ada saya akan tindak

Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota Sabhara Polrestabes dalam bentrokan semalam.”Apa yang terjadi semalam adalah kecelakaan yang tidak terduga datangnya,” ujarnya.

Bentrokan itu terjadi di Balai Kota Makassar pada Minggu dini hari tadi dan menewaskan Bripda Michael Abraham. Mantan Kadiv Humas Polri itu pun memastikan bahwa kasus kematian anggotanya akan diusut secara hukum dan profesional.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :