taher 19/05/2014

odong odong aPOSKOTA.CO – Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, melarang odong-odong (kereta mini) dan becak bermotor (bentor) beroperasi di jalan raya karena kendaraan yang belum diuji kelaikannya.

“Odong-odong dan bentor merupakan kendaraan yang belum diuji dan tidak laik beroperasi di jalan raya, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan terhadap penumpangnya seperti yang terjadi di Jawa Barat,” kata Kepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Dwiyono di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Kapolres mengatakan hal itu kepada wartawan usai upacara gelar pasukan tanda dimulainya Operasi Simpatik Candi 2014 di halaman Markas Polres Banyumas.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pelarangan odong-odong dan bentor beroperasi di jalan raya tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan.

“Odong-odong dan bentor diminta untuk tidak beroperasi di jalan,” tegasnya.

Terkait Operasi Simpatik Candi 2014, Dwiyono mengatakan bahwa kegiatan yang digelar selama satu bulan sejak hari Senin (19/5) hingga Minggu (18/6) itu dalam rangka menciptakan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014.

Selain itu, kata dia, sampai sekarang masih banyak dijumpai pelanggaran lalu lintas.

Oleh karena itu, lanjut dia, sasaran operasi adalah pengendara kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.

“Kami sarankan para pengendara kendaraan bermotor untuk tertib berlalu lintas jika tidak ingin ditilang. Sasaran kami adalah kelengkapan kendaraan dan surat-surat kendaraan,” katanya.

Menurut dia, pihaknya dalam pelaksanaan operasi lebih mengedepankan sifat humanis berupa imbauan dan teguran.

Akan tetapi jika pelanggarannya cenderung membahayakan, kata dia, pihaknya akan melakukan tindakan represif.

Di samping melakukan razia di jalanan, lanjut dia, pihaknya juga akan menggelar sosialisasi di sekolah-sekolah terkait peraturan lalu lintas dan etika berlalu lintas di jalan raya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*