Djoko Waluyo 21/07/2015
Dua dari empat perampok di rumah wartawati
Dua dari empat perampok di rumah wartawati

POSKOTA.CO – Noerbaety Rofiq,44, wartawati yang dibunuh kawanan perampok di rumahnya sudah lama diintai. Jam berapa dia pergi dan jam berapa ia pulang. Pelakunya ternyata kuli bangunan yang bekerja tak jauh dari rumah korban. Kepada polisi, pelaku mengaku awalnya tak ada niat membunuh, tapi saat beraksi korban terbangun hendak sahur.

Empat pelaku yang diotaki oleh Deni,25, berhasil diringkus aparat Polres Depok dan Jatantras Polda Metro Jaya. “Pelaku tahu persis keseharian korban dan siapa saja yang ada di rumah,” ungkap Kapolres Depok, Kombes Pol Dwiyono, Senin (20/7/2015).

Noerbaety, pernah bekerja di Harian Berita Buana,  ditemukan tewas di kediamannya, di Perumahan Gaperi, Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 18 Junli 2015. Berdasarkan hasil autopsi, Noerbaety dibunuh Sabtu 4 Juli 2015.

Sebelum Deni dibekuk, Satreskrim Polres Depok telah menangkap tiga tersangka, yakni Syarifudin, 20, Hafit Ubaidillah, 22, dan M Pujono, 20. Hafit dan Syarifuddin merupakan eksekutor perampokan dan pembunuhan terhadap Noerbaety. Sedangkan Pujono, pihak yang mengetahui soal perencanaan pembunuhan terhadap Noerbaety.

Dari keterangan pelaku, hasil rampokan laptop dan kamera serta HP dijual habis untuk mabuk-mabukan. Awalnya diduga, wartawati yang hidup sendiri itu dihabisi oleh pembunuh bayaran karena korban sedang investigasi kasus tewasnya mahasiswa UI, Akesyna Ahad Dori.

Namun setelah dilakukan penyidikan, isu tersebut tak benar. “Ini murni kasus pembunuhan dan perampokan,” kata Kapolres.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*