harmono 05/05/2014

POSKOTA.CO – Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengingatkan masyarakat akan bahaya pengambilan air tanah secara terus menerus guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Air tanah yang diambil terus menerus menyebabkan tanah mengalami penurunan atau ambles rata-rata 10 centimeter tiap tahun,” katanya di Semarang, Senin.

Hal tersebut disampaikan Djoko usai menghadiri pengisian awal Waduk Jatibarang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, dalam rangka memperingati Hari Air Dunia ke XXII.

Terkait dengan bahaya pengambilan air tanah, Djoko meminta masyarakat dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk sepenuhnya menggunakan air PDAM.

“Kalau air bakunya baik maka PDAM bisa memberikan air ke masyarakat sehingga masyarakat tidak menyedot air tanah karena saat ini kantornya Pak Gubernur masih ‘nyedot’ air tanah,” ujarnya.

Mengenai Waduk Jatibarang yang mulai digenangi air, Djoko menjelaskan bahwa waduk yang berkapasitas 20,4 juta meter kubik air itu diharapkan bisa mengurangi banjir di Kota Semarang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*