harmono 08/07/2015

POSKOTA.CO – Dua jambret Hariyadi,33, dan Paryono,26, berhadil ditangkap massa lalu diserahkan ke polisi. Keduanya terbukti menjambret kalung emas milik Ida Astuti,38, warga Desa Kramat Kecamatan Penawangan Grobogan. Beruntung, sebelum digebuki sampai mati, polisi datang dan mengamankan keduanya dari hakim jalanan.

Keduanya ditangkap di Desa Curut Grobogan setelah dikejar warga. “Kedua pelaku kini kami amankan bersama barang bukti kalung emas seberat lima gram dan sepeda motor yang ditumpanginya,” kata Kasat Reskrim polres Grobogan AKP Agung Ariyanto.

Dari pengakuannya, pelaku mengaku menjembret karena terdesak kebutuhan lebaran. Modus yang dilakukan, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Nopol H 6303 DL pura-pura menanyakan alamat Dusun Galeh dan arah ke Desa Curut.

Setelah diberitahu, Paryono langsung merampas kalung emas seberat lima gram yang dikenakan korban dan kabur. Wanita berkulit hitam manis itu langsung teriak minta tolong.

Mendengar teriakan minta tolong, Sudarjo (57) warga setempat langung menghadang hingga sepeda motor pelaku oleng dan jatuh. Kedua pelaku langsung lari ke arah uatar menuju Desa Curut. Belasan warga mengejar dan berhasil meringkus kedua pelaku lalu diserahkan ke Polsek Penawangan.
adil jaguar
RAMPOK MINIMARKET

JAKARTA – Empat pemuda berdandan punk Indra Suryana,23, Amir Rojali,20, Rifki Oktorio,23, dan Tiara Triharso,19, digelandang ke kantor polisi karena merampok sebuah minimarket di kawasan Depok.

Keempat remaja ini nekat menggasak beberapa minimarket hanya buat mencari kebutuhan sehari-hari. Kelompok ini beraksi sebanyak lima kali di beberapa minimarket di kawasan Jalan Raya Sawangan, Depok.

“Dari penangkapan ini kami kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan pelaku lainnya di Tegal, Jawa Tengah,” kata Kapolresta Depok, Kombes Pol Dwiyono, Selasa (7/7).

Kawanan ini dalam aksinya membagi tugas. Untuk bisa masuk ke minimarket, mereka memanjat pintu atau membobol atap, kemudian membongkar dan langsung menggasak isi minimarket seperti parfum, rokok, dan susu. “Yang diincar adalah minimarket yang sudah tutup dan tidak dijaga,” ujar Dwiyono.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*