Djoko Waluyo 24/04/2014
Berlumpur saat latihan
Berlumpur saat latihan

POSKOTA.CO – Prajurit Brigif-1 Marinir melaksanakan gelar kesiapan dalam rangka latihan perang “LSD II Darat” Tri Wulan II/2014 di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Kamis.

Staf Penerangan Pasmar-1 dalam keterangan resmi kepada Antara di Surabaya melaporkan latihan kesiapan tidak hanya digelar di Markas Brigif-1 Marinir Gedangan.

Gelar kesiapan serupa juga dilaksanakan di seluruh satuan di jajaran Brigif-1 Marinir, di antaranya Yonif-1 Marinir Tajung Perak dan di Yonif-5 Marinir Ujung, Surabaya.

Tujuan latihan adalah untuk mengecek kesiapan personel maupun material yang terlibat dalam latihan yang akan digelar di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Purboyo, Malang pada akhir April 2014.

Dalam latihan yang melibatkan ratusan prajurit Brigif-1 Marinir tersebut, materi yang akan dilatihkan meliputi GMUK (Gerak Maju Untuk Kontak), serangan, pertahanan, patroli tempur, patroli penyelidik, menembak dan gerak jalan 51 km.

Materi menembak meliputi Mortir 81, Mortir 60, SMB (Senapan Mesin Berat) 12,7 mm, GPMG (general purpose machine gun), MGL (multy granade louncher), sniper, pelontar jangkar dan penyembur api.

Seluruh rangkaian latihan akan diakhiri gerak jalan dengan menempuh jarak 51 km.

Sebelumnya (21/4), sebanyak 217 prajurit Resimen Kavaleri-1 Marinir melakukan pelatihan selam dasar dan penggunaan “spare air” menjelang Latihan Gabungan TNI 2014 di Kolam Renang Krida Tirta, Kodikmar Gunung Sari, Surabaya.

Latihan yang dibuka Komandan Resimen Kavaleri-1 Marinir Letkol Marinir Herkulanus H.S yang diwakili oleh Pasops Menkav-1 Mar Letkol Marinir Kusyuwono itu berlangsung mulai 21 April 2014 hingga 7 Mei 2014.

“Selain mengawaki Ranpur (kendaraan tempur), kita juga dituntut bisa melakukan evakuasi dalam keadaan darurat seperti tenggelam ke dalam lautan, sehingga bekal kemampuan menyelam saja tidak cukup, melainkan perlu juga wawasan pengetahuan tentang penggunaan serta fungsi ‘spare air’ saat evakuasi laut,” kata Pasops Menkav-1 Mar Letkol Mar Kusyuwono.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*